Oleh: Haiba Zaidan Taufikulhakim (Santri Kelas X SMA Pesantren Mafatih Purwakarta)
Alquran adalah kitab suci yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam melalui perantara malaikat Jibril alaihissalam. Sebuah kitab suci yang tidak hanya untuk dibaca saja melainkan agar menjadi panduan hidup seseorang. Alquran merupakan panduan hidup manusia dari pemerintahan hingga berumah tangga titik namun, apakah Alquran masih dijadikan panduan?
Jauh dari Alquran merupakan inti dari permasalahan permasalahan, terutama permasalahan anak zaman sekarang. Pergaulan bebas pacaran, seks bebas mabuk-mabukan menjadi hal biasa bagi sebagian anak remaja sekarang. Tidak lain dan tidak bukan ini karena tak diajarkannya pemahaman pemahaman Alquran. Akibatnya kitab suci yang mulia ini tidak dijadikannya pegangan hidup. Pendidikan moral, hukum halal haram tak lagi dijadikan standar tolok ukur perbuatan sehingga ketika akan melakukan suatu perbuatan maksiat/haram mereka akan menganggapnya hal tersebut tak masalah.

Lepas dari anak zaman sekarang, pemerintah pun ikut mengabaikan permasalahan ini, kezaliman yang terasa kian menjadi-jadi, korupsi yang merajalela, dan tikus-tikus berdasi yang berkuasa menjadi hal yang tak bisa kita pungkiri keberadaannya. Alquran sudah tak menjadi sumber hukum terhadap permasalahan ini. Akan tetapi, hukum yang mereka buatlah yang kerap dijadikan solusi walau tak pernah terbukti menjadi solusi.
Sahabat, apa arti Alquran jika hanya untuk dijadikan bacaan? Apa arti Alquran jika hanya untuk dijadikan alat sumpah saat pelantikan? Apa arti Alquran jika tidak dijadikan panduan? Sahabat, Alquran bukanlah permainan, melainkan sebuah kitab yang penting dalam kehidupan. Kitab yang menjadi pedoman dan petunjuk menuju jalan hidup yang lurus.
Oleh karena itu, marilah kita jadikan Alquran sebuah panduan dalam kehidupan. Bukan hanya menjadi bacaan apalagi alat sumpah saat pelantikan, melainkan menjadikannya sebuah pegangan hidup titik mulai dari sekarang mari kita belajar dan pahami Alquran untuk kehidupan yang beradab. Mari kita ajak para penerus bangsa agar ikut mendalami Alquran sehingga kelak menjadi orang yang berpegang teguh terhadap Alquran. []
