mafatih.or.id
  • Beranda
  • Pemberdayaan Wakaf
  • Donasi
    • Gotong Royong Bangun Pesantren Hafizh Al-Qur’an
    • INFAQ KURMA + PESANTREN TAHFIZH AL-QUR’AN
  • Blog
27 April 2021 by Qoryah Quran Mafatih

Fidyah Puasa bagi Orang Meninggal

Fidyah Puasa bagi Orang Meninggal
27 April 2021 by Qoryah Quran Mafatih

Puasa (shaum) adalah ibadah yang sangat istimewa pada bulan Ramadan. Allah mengistimewakan Ramadan dengan diwajibkannya berpuasa bagi segenap kaum muslim yang mukallaf di samping berbagai keutamaan lainnya yang ada di bulan suci bertabur berkah ini.

Meski begitu, ada keringanan bagi orang-orang yang tidak mampu berpuasa dikarenakan uzur syari, seperti sakit, mengandung, menyusui, ataupun sudah lanjut usia untuk berbuka (tidak puasa). Sebagai gantinya, mereka yang tidak mampu puasa itu harus mengqadla ataupun membayar fidyah sebanyak hari puasa yang ditinggalkan pada bulan Ramadan.

Namun, bagaimana sekiranya jika belum sempat untuk menqadla maupun membayar fidyah puasa Ramadan, ternyata ajal sudah menjemput?

Orang yang meninggal sementara masih meninggalkan utang puasa Ramadan maka dalam fikih Syafi’i dibagi menjadi dua kondisi:

Pertama, orang yang tidak wajib difidyahi, yaitu orang yang meninggalkan puasa karena uzur dan ia tidak memiliki kesempatan untuk mengqadla’, semisal sakitnya berlanjut sampai mati. Tidak ada kewajiban apa pun bagi ahli waris perihal puasa yang ditinggalkan mayit, baik berupa fidyah maupun puasa.

Kedua, orang yang wajib difidyahi, yaitu orang yang meninggalkan puasa tanpa uzur atau karena uzur, tetapi ia menemukan waktu yang memungkinkan untuk mengqadla’ puasa.

Menurut qaul Jadid, wajib bagi ahli waris/ wali mengeluarkan fidyah untuk mayit sebesar satu mud makanan pokok untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan. Biaya pembayaran fidyah diambilkan dari harta peninggalan mayit. Menurut pendapat ini, puasa tidak boleh dilakukan dalam rangka memenuhi tanggungan mayit.

Adapun menurut qaul Qadim, wali/ ahli waris boleh memilih di antara dua opsi, membayar fidyah atau berpuasa untuk mayit.

Qaul qadim dalam permasalahan ini lebih unggul daripada qaul jadid, bahkan lebih sering difatwakan ulama sebab didukung oleh banyak ulama ahli tarjih.

Ketentuan di atas berlaku jika tirkah (harta peninggalan mayit) mencukupi untuk membayar fidyah puasa mayit. Apabila tirkah tidak memenuhi atau mayit tidak meninggalkan harta sama sekali, tidak ada kewajiban apa pun bagi wali/ ahli waris, baik berpuasa untuk mayit maupun membayar fidyah, namun hukumnya sunah.

Wallahu a’lam bishawab. []

Sumber: Fiqih Puasa dan Zakat Fitrah, LBM-NU Kota Kediri, 2021.

Previous articlePenting Diketahui, 5 Perkara Perusak Amal di Bulan RamadanNext article Makna Setan Dibelenggu pada Bulan Ramadan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About The Blog

Nulla laoreet vestibulum turpis non finibus. Proin interdum a tortor sit amet mollis. Maecenas sollicitudin accumsan enim, ut aliquet risus.

Recent Posts

Pentingnya Menjadikan Rasulullah sebagai Idola sang Anak31 Januari 2023
Manfaatkan Masa Muda, Fokuskan Hati di Atas Ilmu31 Januari 2023
Untuk Para Penuntut Ilmu, Ini Adab Berkhidmat kepada Guru31 Januari 2023

Kategori

  • Tak Berkategori

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org

Tag

adab AGEN OF CHANGE ajal alquran anak anak saleh bahaya utang dakwah fidyah hafiz ibadah ibadah puasa ibadah ramadan idul fitri ilmu islam kematian kenakalan anak keutamaan ramadhan komunikasi anak lisan mendidik anak nasihat nasihat lukman pemuda pendidikan pendidikan anak pendidikan islam penghafalAlquran pesantren puasa puasa ramadan puasa syawal Ramadan ramadhan remaja remajaislam rezeki santri saum ramadan sekuler sukses syawal utang ZAKAT

Yuk! Raih Kemuliaan bersama Pesantren Al-Qur’an Mafatih, Melahirkan Khadimul Al-Qur’an ( Para Penghafal Al-Quran, Dai dan Guru Al-Quran) untuk Indonesia.

Tentang Kami

  • Beranda
  • Pemberdayaan Wakaf
  • Donasi
    • Gotong Royong Bangun Pesantren Hafizh Al-Qur’an
    • INFAQ KURMA + PESANTREN TAHFIZH AL-QUR’AN
  • Blog

HUBUNGI KAMI

+62812-8639-653

Alamat kami

Legokhuni, Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat 41174

About This Sidebar

You can quickly hide this sidebar by removing widgets from the Hidden Sidebar Settings.

Recent Posts

Pentingnya Menjadikan Rasulullah sebagai Idola sang Anak31 Januari 2023
Manfaatkan Masa Muda, Fokuskan Hati di Atas Ilmu31 Januari 2023
Untuk Para Penuntut Ilmu, Ini Adab Berkhidmat kepada Guru31 Januari 2023

Kategori

  • Tak Berkategori

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org