Oleh: Fathan Ahsani (Santri Kelas XI Pesantren Mafatih Purwakarta)
Seperti yang sudah diketahui, Islam adalah agama rahmatan lil alamin, rahmat bagi seluruh alam. Seluruh manusia berhak memeluknya dan hidup dengannya. Dalam mewujudkan kerahmatan lil alamin tersebut, tentunya Islam mempunyai seperangkat aturan/sistem kehidupan yang harus ditaati supaya kehidupan ini berlangsung dengan aman dan damai.
Ruang lingkup sistem kehidupan Islam itu mencakup hubungan: manusia dengan tuhannya; manusia dengan sesamanya; dan manusia dengan dirinya sendiri. Semuanya diatur dengan aturan Sang Pencipta agar manusia bisa menjalani kehidupan ini dengan penuh rahmat dan martabat sehingga mampu mengantarkannya pada kebahagiaan dunia dan akhirat.
Namun, sayang dalam kehidupan saat ini khususnya di kalangan anak muda banyak yang sudah mengabaikan aturan syariat Sang Pencipta, baik dalam aspek ibadah, muamalah, hukum-peradilan, maupun akhlak (adab). Dalam hal akhlak/adab, misalnya, banyak dari kalangan anak muda yang memperlakukan orang yang lebih tua, baik itu guru, kerabat, maupun orang tuanya sendiri, sama seperti temannya. Begitu pula bagaimana manusia memperlakukan bumi ini tidak dengan aturan dan adabnya sehingga terjadilah banyak kerusakan alam, seperti penebangan pohon secara liar dan sembarangan, pencemaran udara, air, maupun tanah, eksploitasi sumber daya alam besar-besaran dan mengabaikan pelestarian alam, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, tidak aneh jika saat ini banyak terjadi bencana dan musibah di mana-mana.

Untuk itu, di dalam Islam diajarkan yang namanya adab. Adab merupakan hal terpenting dalam kehidupan. Untuk itu, penting sebagai seorang muslim untuk memperhatikan, mempelajari, dan mengamalkan adab dalam Islam.
Maka, sudah seharusnya bagi kaum muslimin hari ini untuk mempelajari sekaligus ada itu sendiri. akan tetapi, yang menjadi permasalahan selanjutnya adalah adab seperti apakah yang dibenarkan dan siapakah yang layak dan harus menjadi contoh maupun teladan bagi kaum muslim hari ini?
Oleh karena itu, sebagai kaum muslim, Islam sudah tentu memiliki solusi untuk hal tersebut karena adab adalah bagian penting di dalam Islam. Allah berfirman dalam Alquran surah Al-Ahzab ayat 21:
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًاۗ
“Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah.” (QS. Al Ahzab: 21)

