mafatih.or.id
  • Beranda
  • Pemberdayaan Wakaf
  • Donasi
    • Gotong Royong Bangun Pesantren Hafizh Al-Qur’an
    • INFAQ KURMA + PESANTREN TAHFIZH AL-QUR’AN
  • Blog
19 April 2021 by Qoryah Quran Mafatih

Remaja Zaman Now VS Remaja Zaman Old

Remaja Zaman Now VS Remaja Zaman Old
19 April 2021 by Qoryah Quran Mafatih

Penulis : Muhammad Yahya A.S (santri Mafatih Purwakarta).  

“Berikan aku satu pemuda maka akan kugoncangkan dunia!” Demikian orasi bung karno pada era 50-60an lalu.Yap..bung karno emang bener banget, pemuda punya peran penting dalam setiap perubahan, dimana ada pemuda, disitu letak perubahan.

    Kedua dari sisi struktual, seorang pemuda udah mulai menunjukkan idealisme dan independensinya di masyarakat.Nah lho? Apa tuh? Idealisme dan independensi itu bahasa keren dari keyakinan dan kemandirian, kawan…dua hal ini biasanya ditunjukkan para aktivis, baik mahasiswa ataupun pelajar, terkadang potensi yang kedua ini sering dijadikan alasan para pemuda untuk jadi so tahu, atau so jago bahkan so-soan di depan orang yang lebih tua, akhirnya jadi durhaka ama orang tua.  Naudzubillah…

     Yang ketiga, pemuda identik dengan sisi intelektualnya, akal manusia itu mencapai puncak energinya ketika kita di usia muda, maka tak heran, ide-ide brilian itu dapat hadir dari pemikiran-pemikiran pemuda.Coba bayangkan ide yang diusung oleh Muhammad II ketika menaklukkan kota Konstantinopel pemuda luar biasa ini menyebrangkan 70 an kapal dari selat Bosporus ke selat Tanduk Emas melalui daratan, bahkan harus mendaki bukit Galata, dan spektakulernya, penyebrangan tersebut terjadi hanya dalam satu malam.Akhirnya konstantinopel dapat ditaklukkan dan Muhammad II diberi gelar Al-Fatih yang berarti sang penakluk. Subhanallah.! Ide yang hebat, bukan?

    Dari potensi pemuda tersebut, tidaklah aneh atau heran apabila pemuda menjadi pioner dalam setiap zaman, bahkan di negeri ini, pemuda memiliki peran penting dalam merebut kemerdekaan. Perubahan rezim orde lama ke rezim orde baru merupakan hasil dari aksi pemuda, keruntuhan rezim Soeharto pun demikian, juga hasil dari pemuda. Reformasi yang diusung pemuda saat itu berhasil membuat bangsa Indonesia keluar dari rezim orde baru yang selama 32 tahun berkuasa di Indonesia!

# apa kabar pemuda hari ini #

     Pemuda kini banyak yang kehilangan arah, ibarat macan yang tertidur, mereka asyik dengan kehidupan dunia yang melenakan dan melupakan perannya sebagai perubah. Seks bebas, narkoba, miras, tauran, dan sederet kriminalitas lainnya telah menjerat para pemuda sekarang, sehingga banyak waktu hidup mereka dihabiskan dibalik jeruji besi. Ih ngeri…

     Dan banyak banget bro! Perbedaan pemuda zaman now sama pemuda zaman old…!

1.Dulu : pemuda berjuang menggunakan bambu runcing.                                                           Sekarang : pemuda berjuang menggunakan mulut yang runcing  di sosial media.

2.Dulu : sebelum makan selalu dimulai dengan berdoa.                                                             Sekarang : sebelum makan selalu dimulai setelah memfotonya\mengaplodnya.

3.Dulu : jepang menjadi musuh para pemuda.                                      Sekarang : gadis jepang jadi idola para pemuda belum lagi manga dan animenya.

4.Dulu : nongkrongnya pagi pulang malam.                                                                                    Sekarang : nongkrongnya malam pulang pagi.

5.Dulu : hasil foto dengan kecantikan alami.                                                                                 Sekarang : difoto cantik yang terkenal aplikasinya atau yang ngeditnya.

6.Dulu : perang melawan penjajah dan berani satu lawan satu.                                                  Sekarang : perang antar sekolah dan beraninya main keroyokan.

       Untuk itu, mas bro dan mba sis, pemuda sekarang harus menyadari potensi yang mereka punya sebagai agen perubahan. Kemudian menyadarkan pemuda yang lain juga merupakan kewajiban bagi kita yang udah sadar. Bahasan kerennya: Dakwah kawan..!

       Contoh teladan yang baik dalam perubahan ialah Rasulullah SAW dan para sahabatnya. Mereka muda dan melakukan peradaban yang besar. Yang membawa Islam dari zamannya kejahilian menuju zaman cahaya Islam, dari zamannya nenek main beduk sampai zamannya nenek main pesbuk, dari zamannya naik onta sampai zamannya sepeda shiva.Di barisan sahabat pada zaman futuhat atau penaklukkan juga tak lepas dari peran pemuda Islam seperti Muhammad Al-Fatih (penakluk konstantinopel), Thariq bin Ziyad (penakluk Spanyol), Shalahuddin Al-Ayyubi (penakluk kingdom of heaven), Saad bin Abi Waqas (penakluk Persia).

         Mereka ialah pemuda terbaik pada masanya, kalo mereka bisa, kita pun begitu, mereka punya potensi, kita juga punya. Ya gak? Nah, potensi pemuda yang besar dan sangat penting ini, harus diarahkan pada perubahan yang benar dan hakiki. Pemuda harus kritis dan solutif terhadap permasalahan serta problematika yang ada di tengah-tengah umat. Oleh karena itu, kawan bergabunglah bersama para pemuda penyusung perubahan besar menuju kebangkitan Islam dan kaum muslimin di seluruh dunia. Oke? “Allahu Akbar!!!!”

Previous articlePACARAN, No!!! Singlelilah, Yes!Next article [Kontroversi] Vaksinasi dengan Bahan yang Mengandung Zat Haram, Bolehkah?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About The Blog

Nulla laoreet vestibulum turpis non finibus. Proin interdum a tortor sit amet mollis. Maecenas sollicitudin accumsan enim, ut aliquet risus.

Recent Posts

Pentingnya Menjadikan Rasulullah sebagai Idola sang Anak31 Januari 2023
Manfaatkan Masa Muda, Fokuskan Hati di Atas Ilmu31 Januari 2023
Untuk Para Penuntut Ilmu, Ini Adab Berkhidmat kepada Guru31 Januari 2023

Kategori

  • Tak Berkategori

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org

Tag

adab AGEN OF CHANGE ajal alquran anak anak saleh bahaya utang dakwah fidyah hafiz ibadah ibadah puasa ibadah ramadan idul fitri ilmu islam kematian kenakalan anak keutamaan ramadhan komunikasi anak lisan mendidik anak nasihat nasihat lukman pemuda pendidikan pendidikan anak pendidikan islam penghafalAlquran pesantren puasa puasa ramadan puasa syawal Ramadan ramadhan remaja remajaislam rezeki santri saum ramadan sekuler sukses syawal utang ZAKAT

Yuk! Raih Kemuliaan bersama Pesantren Al-Qur’an Mafatih, Melahirkan Khadimul Al-Qur’an ( Para Penghafal Al-Quran, Dai dan Guru Al-Quran) untuk Indonesia.

Tentang Kami

  • Beranda
  • Pemberdayaan Wakaf
  • Donasi
    • Gotong Royong Bangun Pesantren Hafizh Al-Qur’an
    • INFAQ KURMA + PESANTREN TAHFIZH AL-QUR’AN
  • Blog

HUBUNGI KAMI

+62812-8639-653

Alamat kami

Legokhuni, Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat 41174

About This Sidebar

You can quickly hide this sidebar by removing widgets from the Hidden Sidebar Settings.

Recent Posts

Pentingnya Menjadikan Rasulullah sebagai Idola sang Anak31 Januari 2023
Manfaatkan Masa Muda, Fokuskan Hati di Atas Ilmu31 Januari 2023
Untuk Para Penuntut Ilmu, Ini Adab Berkhidmat kepada Guru31 Januari 2023

Kategori

  • Tak Berkategori

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org