mafatih.or.id
  • Beranda
  • Pemberdayaan Wakaf
  • Donasi
    • Gotong Royong Bangun Pesantren Hafizh Al-Qur’an
    • INFAQ KURMA + PESANTREN TAHFIZH AL-QUR’AN
  • Blog
2 April 2021 by Qoryah Quran Mafatih

Siapakah yang Berhak Membuat Aturan Hidup Manusia?

Siapakah yang Berhak Membuat Aturan Hidup Manusia?
2 April 2021 by Qoryah Quran Mafatih

Penulis: Abdul Muiz Al-Faruq (Santri Ma’had Mafatih Global)

      Menurut logika yang berhak membuat aturan itu ialah orang yang membuat benda itu dan yang membuat aturannya orang yang membuat benda itu juga. Contohnya nih, ada orang pencipta pesawat dan orang pencipta mobil, orang pencipta pesawat ini tidak berhak membuat peraturan mobil dan sebaliknya pencipta mobil tidak berhak membuat peraturan pesawat. Nah, pertanyaannya, siapa yang menciptakan manusia?

Allah berfirman dalam surah at-Tin ayat 4 yang artinya:

“Sesungguhnya, kami telah menciptakan manusia dalam sebaik-baik kejadian.”

    Nah, karena itu, yang berhak membuat aturan bagi kehidupan manusia adalah Allah. Yang selain Allah tidak berhak sama sekali untuk membuat aturan bagi kehidupan manusia itu. Makanya raja-raja dulu mengaku dirinya adalah keturunan tuhan (dewa) agar mereka bisa membuat aturan sendiri untuk rakyatnya dengan sewenang-wenang. Alhasil, para ilmuan membuat mitos baru, yaitu yang berhak membuat aturan bagi kehidupan rakyat itu adalah rakyat itu sendiri maka timbullah apa yang dinamakan DEMOKRASI. Demos: rakyat, kratos: kekuasaan/pemerintahan.

     Jadi, demokrasi berarti yang berkuasa (berhak untuk membuat aturan bagi kehidupan rakyat adalah rakyat sendiri), akhirnya mitos ini diterima oleh manusia diseluruh dunia dan diagung-agungkan. Akibatnya, tersingkirlah Allah dari kehidupan manusia.

      Allah telah memberikan pengalaman kepada manusia yang pertama, yaitu Adam bahwa manusia dengan kemampuan inteleknya saja tidak akan sanggup melawan godaan setan dan tidak akan dapat hidup di dalam kebenaran. Mula-mula Allah mengajarkan kepada Adam nama-nama segala sesuatu atau memberikan kepada Adam  ilmu yang melimpah sebagaimana difirmankan-Nya dalam QS. Al-Baqarah 31:

Artinya: “Dan ia (Allah) telah mengajarkan kepada Adam nama-nama segala sesuatu.”

    Dengan ilmunya itu, Adam sanggup “mengalahkan” malaikat dan jin sehingga malaikat dan jin  itu harus sujud kepadanya (QS. Al-Baqoroh 31-34). Kalau ilmu Adam itu dibandingkan dengan ilmu manusia modern saat ini, tentu ilmu Adam adalah jauh lebih hebat. Pasalnya, manusia modern ini baru mengerti sepertiga saja dari nama-nama yang ada di bumi ini. Manusia modern ini belum sanggup mengetahui nama-nama yang ada di dalam lautan dan nama-nama yang ada di dalam perut bumi. Apalagi nama-nama yang ada di panet-planet lain serta yang ada di galaksi-galaksi belum diketahui oleh manusia modern sama sekali. Manusia modern belum ada yang dapat menandingi malaikat dan jin apalagi mengalahkan mereka.

    Dengan berbekal ilmu yangmelimpah itu Adam disuruh Allah tinggal di dalam suatu masyarakat yang bernama surga. Di sini Adam diizinkan Allah untuk memakan apa saja yang disukainya dengan sepuas-puasnya, kecuali satu pohon yang tidak boleh didekati Adam, sebagaimana difirmankan Allah, QS. Al-Baqarah 35:

Artinya: “Dan kami berkata: ‘Wahai Adam, tinggallah kamu beserta istrimu didalam surga ini dan makanlah apa yang ada padanya sepuas-puasnya sesuka kamu berdua, tetapi janganlah kamu berdua mendekati pohon itu, karena kamu berdua akan menjadi orang-orang yang menganiaya diri’.”

     Namun, walaupun demikian tersungkur juga kebawah perdayaan Iblis sehingga buah pohon larangan itu dimakannya pula. Allah berfirman, QS. Al-A’raf 22:

     Artinya: “Maka memperdayakan Iblis akan keduanya dengan suatu tipuan maka tatkala keduanya merasakan buah pohon itu terbukalah aurat keduanya.”

Setelah Adam tobat, Allah memerintahkan kepadanya untuk tinggal di bumi buat sementara waktu (QS. Thaha 122 dan QS. Al-Baqoroh 36). Begitulah Allah memberikan pengalaman kepada manusia bahwa dengan kemampuan inteleknya atau ilmunya saja. Walaupun bagaimana hebatnya, manausia tidak akan dapat hidup dengan baik.

     Ikhwan fillah rahimakumullah, zaman sekarang ada orang yang membuat status, katanya begini: “ngapain lu ikutin agama, mau aja dibodoh-bodohin, agama itu bodoh dan membodohkan”. Nah, karena zaman sekarang mengikuti yang namanya DEMOKRASI, akhirnya pelacuran dimana-mana, riba sudah seperti jual beli, minuman keras yang mengakibatkan banyaknya kecelakaan, pembunuhan, perzinahan malah dijual bebas. Akibat lainnya adalah korona akibat ulah manusia sendiri yang membuat aturan sendiri tanpa mengunakan aturan Allah  yang menyababkan memakan makanan haram dan terjadinya KORONA.

  Ingat sobat, jika kita mengaku agama Islam, jangan sampai kita takut dengan hukum Islam. Justru hukum Islam akan memberikan rahmat bagi siapa saja yang mau menerimanya. Bahkan jika kita lihat sejarah, dulu Islam pernah menjadi berjaya selama 14 abad lamanya, dan selama 14 abad itu hukum Allah diterapkan dan selama 14 abad itu seluruh manusia yang berada di bawah kekuasaan Islam hidup makmur sejahtera. Walaupun mereka berasal dari agama yang berbeda-beda, Islam, Hindu, Kristen, dll., mereka hidup dengan harmonis, saling mencintai satu sama lain. Jika ada yang bersalah meskipun itu orang Islam, akan dihukum sesuai dengan perbuatannya. Pasalnya, yang dilihat bukan masalah agama, tetapi yang dilihat adalah kebenaran atau keburukan yang tidak sesuai dengan Alquran dan as-Sunnah, mereka semua haknya dijaga satu sama lain, tidak ada yang dizalimi, itulah yang dinamakan ISLAM RAHMATAN LIL”ALAMIN.

   Nah, jadi yang harus kita lakukan adalah menyadarkan orang-orang tentang pentingnya menerapkan hukum Allah dan pertanyaannya apa yang disebut hukum Allah? Hukum Allah itu adalah hukum Islam yang bersumber dari Alquran dan as-Sunnah yang membawa kebaikan bagi seluruh alam. []

TAKBIIIRRR….

Previous articleLife is Choice to be Winners or LossersNext article Starting from Now!!!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About The Blog

Nulla laoreet vestibulum turpis non finibus. Proin interdum a tortor sit amet mollis. Maecenas sollicitudin accumsan enim, ut aliquet risus.

Recent Posts

Pentingnya Menjadikan Rasulullah sebagai Idola sang Anak31 Januari 2023
Manfaatkan Masa Muda, Fokuskan Hati di Atas Ilmu31 Januari 2023
Untuk Para Penuntut Ilmu, Ini Adab Berkhidmat kepada Guru31 Januari 2023

Kategori

  • Tak Berkategori

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org

Tag

adab AGEN OF CHANGE ajal alquran anak anak saleh bahaya utang dakwah fidyah hafiz ibadah ibadah puasa ibadah ramadan idul fitri ilmu islam kematian kenakalan anak keutamaan ramadhan komunikasi anak lisan mendidik anak nasihat nasihat lukman pemuda pendidikan pendidikan anak pendidikan islam penghafalAlquran pesantren puasa puasa ramadan puasa syawal Ramadan ramadhan remaja remajaislam rezeki santri saum ramadan sekuler sukses syawal utang ZAKAT

Yuk! Raih Kemuliaan bersama Pesantren Al-Qur’an Mafatih, Melahirkan Khadimul Al-Qur’an ( Para Penghafal Al-Quran, Dai dan Guru Al-Quran) untuk Indonesia.

Tentang Kami

  • Beranda
  • Pemberdayaan Wakaf
  • Donasi
    • Gotong Royong Bangun Pesantren Hafizh Al-Qur’an
    • INFAQ KURMA + PESANTREN TAHFIZH AL-QUR’AN
  • Blog

HUBUNGI KAMI

+62812-8639-653

Alamat kami

Legokhuni, Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat 41174

About This Sidebar

You can quickly hide this sidebar by removing widgets from the Hidden Sidebar Settings.

Recent Posts

Pentingnya Menjadikan Rasulullah sebagai Idola sang Anak31 Januari 2023
Manfaatkan Masa Muda, Fokuskan Hati di Atas Ilmu31 Januari 2023
Untuk Para Penuntut Ilmu, Ini Adab Berkhidmat kepada Guru31 Januari 2023

Kategori

  • Tak Berkategori

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org