mafatih.or.id
  • Beranda
  • Pemberdayaan Wakaf
  • Donasi
    • Gotong Royong Bangun Pesantren Hafizh Al-Qur’an
    • INFAQ KURMA + PESANTREN TAHFIZH AL-QUR’AN
  • Blog
6 Oktober 2021 by Qoryah Quran Mafatih

IBNU KATSIR, SANG IMAM TAFSIR ALQURAN

IBNU KATSIR, SANG IMAM TAFSIR ALQURAN
6 Oktober 2021 by Qoryah Quran Mafatih

Ibnu Katsir bernama lengkap Imaduddin Ismail bin Umar bin Katsir dikenal sebagai ulama yang ahli dalam bidang ilmu tafsir, hadis, sejarah, serta fikih. Para cendekiawan muslim maupun ulama setelahnya banyak yang menjadikannya sebagai rujukan, baik yang tertuang dalam buku maupun kitab hasil buah pikirnya.

Ibnu Katsir lahir di Busyro tahun 700 Hijriyah/1300 Masehi. Saat berusia 6 tahun, ayahnya meninggal dunia. Ibnu Katsir kemudian diasuh oleh kakaknya di Damaskus. Saat berada di kota itulah untuk pertama kalinya Ibnu Katsir mengenyam pendidikan. Burhanudin Al Fazari seorang ulama penganut Mazhab Syafi’i tercatat sebagai guru pertama Ibnu Katsir.

Bertahun-tahun Ibnu Katsir tinggal di kota Damaskus dalam kehidupan yang sederhana. Perlahan namun pasti namanya pun mulai dikenal orang banyak tatkala beliau terlibat dalam penelitian untuk menetapkan hukum terhadap seorang zindiq yang didakwa menganut paham hulul (inkranasi). Adapun penelitian tersebut diprakarsai oleh gubernur Suriah Altunbuga an Nashiri.

Pada saat yang bersamaan minatnya semakin bertambah besar untuk memperdalam ilmu hadits. Ibnu Katsir mendapat arahan dari ahli hadits terkemuka di Suriah, yakni Jamaludin Al Mizzi, yang di kemudian hari menjadi mertuanya. Ibnu Katsir pun sempat mendengar langsung hadits dari ulama-ulama Hijaz serta memperoleh ijazah dari al Wani. Oleh karena keahliannya tersebut, dalam waktu yang tak berapa lama kemudian ia mendapat kepercayaan untuk menduduki jabatan yang sesuai ilmunya. Pada tahun 1348 M, iya menggantikan gurunya, az- Zahabi di Turba Umm Salih (lembaga pendidikan). Selanjutnya, Ibnu Katsir diangkat menjadi kepala Dar al-Hadits Al Asyrafiyah (lembaga pendidikan hadits) setelah meninggalnya Hakim Taqiyuddin As Subki tahun 1355 M.

Karya-Karyanya

Tak hanya sebagai guru, Ibnu Katsir pun banyak menulis kitab ilmu hadis. Beberapa di antara kitab hadisnya yang terkenal adalah kitab Jami Al Masanid wa as Sunan (kita penghimpun musnad dan sunan) sebanyak 8 jilid berisi nama-nama sahabat yang banyak meriwayatkan hadis; Al kutub as-Sittah (kitab-kitab hadis yang enam); At Takmilah fi Ma’rifat as Sigat wa ad Dhua’fa wa Al Mujahal (pelengkap dalam mengetahui perawi-perawi yang dipercaya, lemah, dan kurang dikenal); Al Mukhtasar (Ringkasan) merupakan ringkasan dari Muqaddimahnya Ibn Salah; dan Adillah at Tanbih Li Ulum Al Hadis (buku tentang ilmu hadits) atau lebih dikenal dengan nama Al Ba’is Al Hadis.

Demikian pula pada bidang ilmu tafsir, keahliannya diakui oleh banyak kalangan. Pada tahun 1366 H diangkatlah Ibnu Katsir menjadi guru besar oleh Gubernur Mankali Bugha di Masjid Umayyah Damaskus.

Original Buku Tafsir Ibnu Katsir - Pustaka Imam Syafii | Shopee Indonesia

Salah satu karyanya yang terkenal dalam bidang tafsir adalah yang berjudul Tafsir Alquran al-Karim sebanyak 10 jilid. Kitab ini masih menjadi bahan rujukan sampai sekarang karena pengaruhnya yang begitu besar dalam bidang keagamaan. Di samping itu, iya juga menulis buku Fada’il Alquran (keutamaan Alquran) yang berisi ringkasan sejarah Alquran. Bidang ilmu sejarah juga dikuasai oleh Ibnu kafir. Beberapa karyanya dalam ilmu sejarah antara lain: al Bidayah wa an Nihayah (permulaan dan akhir) sebanyak 14 jilid, al-Fusul fi Sirah Ar Rasul (uraian mengenai sejarah rasul) dan Thobaqot as Syafi’iyah (peringkat-peringkat ulama madzhab Syafi’i).

Metode Tafsir Al-Quran Ibnu Katsir

Jangan Sia-siakan Para Penghafal Alquran setelah Mengetahui Hal Ini!

Ibnu Katsir memiliki metode sendiri dalam bidang ini yakni tafsir yang paling benar adalah Tafsir Alquran dengan Alquran sendiri. Apabila penafsiran Alquran dengan Alquran tidak didapatkan, Alquran harus ditafsirkan dengan hadis Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, menurut Alquran sendiri. Jika yang kedua tidak didapatkan juga, Alquran harus ditafsirkan oleh pendapat para sahabat karena merekalah orang yang paling mengetahui konteks sosial turunnya Alquran. Namun jika yang ketiga juga tidak didapatkan, pendapat dari para tabiin dapat diambil.

Tafsir Al Qur’an Ibnu Katsir dipandang sebagai tafsir utama yang menjadi rujukan utama untuk menafsirkan isi Alquran selain 3 tafsir utama lainnya seperti dari Al Qurthubi, Ath Thabari, dan Al Jalalain. Ibnu Katsir meninggal tidak lama setelah ia menyusun kitab Al ijtihad fi Talab Al Jihad (ijtihad dalam mencari jihad) dan dikebumikan di pemakaman sufi, tempat di samping makam gurunya, Ibnu Taimiyah.

Sumber referensi: Musyarof, Ibtihadj. Biografi Tokoh Islam. Jakarta: Tugu Publisher. 2010.

Previous articleBiografi Singkat Imam Ath Thabari, Kuasai Suatu Ilmu dalam Satu Malam! (#2)Next article Biografi Singkat Imam Malik, Imamnya para Imam Mazhab

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About The Blog

Nulla laoreet vestibulum turpis non finibus. Proin interdum a tortor sit amet mollis. Maecenas sollicitudin accumsan enim, ut aliquet risus.

Recent Posts

Pentingnya Menjadikan Rasulullah sebagai Idola sang Anak31 Januari 2023
Manfaatkan Masa Muda, Fokuskan Hati di Atas Ilmu31 Januari 2023
Untuk Para Penuntut Ilmu, Ini Adab Berkhidmat kepada Guru31 Januari 2023

Kategori

  • Tak Berkategori

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org

Tag

adab AGEN OF CHANGE ajal alquran anak anak saleh bahaya utang dakwah fidyah hafiz ibadah ibadah puasa ibadah ramadan idul fitri ilmu islam kematian kenakalan anak keutamaan ramadhan komunikasi anak lisan mendidik anak nasihat nasihat lukman pemuda pendidikan pendidikan anak pendidikan islam penghafalAlquran pesantren puasa puasa ramadan puasa syawal Ramadan ramadhan remaja remajaislam rezeki santri saum ramadan sekuler sukses syawal utang ZAKAT

Yuk! Raih Kemuliaan bersama Pesantren Al-Qur’an Mafatih, Melahirkan Khadimul Al-Qur’an ( Para Penghafal Al-Quran, Dai dan Guru Al-Quran) untuk Indonesia.

Tentang Kami

  • Beranda
  • Pemberdayaan Wakaf
  • Donasi
    • Gotong Royong Bangun Pesantren Hafizh Al-Qur’an
    • INFAQ KURMA + PESANTREN TAHFIZH AL-QUR’AN
  • Blog

HUBUNGI KAMI

+62812-8639-653

Alamat kami

Legokhuni, Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat 41174

About This Sidebar

You can quickly hide this sidebar by removing widgets from the Hidden Sidebar Settings.

Recent Posts

Pentingnya Menjadikan Rasulullah sebagai Idola sang Anak31 Januari 2023
Manfaatkan Masa Muda, Fokuskan Hati di Atas Ilmu31 Januari 2023
Untuk Para Penuntut Ilmu, Ini Adab Berkhidmat kepada Guru31 Januari 2023

Kategori

  • Tak Berkategori

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org