mafatih.or.id
  • Beranda
  • Pemberdayaan Wakaf
  • Donasi
    • Gotong Royong Bangun Pesantren Hafizh Al-Qur’an
    • INFAQ KURMA + PESANTREN TAHFIZH AL-QUR’AN
  • Blog
31 Mei 2022 by Qoryah Quran Mafatih

Merenungi Makna Ibadah

Merenungi Makna Ibadah
31 Mei 2022 by Qoryah Quran Mafatih

Naluri beragama merupakan sesuatu yang fitrah dalam diri manusia, naluri yang menjadikan seseorang merasa butuh kepada Pencipta Yang Maha Pengatur, yaitu Allah ta’ala. Salah satu manifestasi naluri ini adalah ibadah.

Ibadah tidak boleh menggunakan perasaan semata, atau berdasarkan imajinasi manusia, semisal: menyembah Allah dengan menari-nari dan memutar-mutar diri, seperti dilakukan aliran tertentu. Akan tetapi, manusia harus menggunakan akalnya untuk menentukan siapa yang layak disembah.

Andai perasaan manusia yang menentukannya, pasti akan kacau. Akibatnya ada yang menyembah matahari, api, dewa, manusia dan materi. Tetapi jika akal yang menentukannya, maka akal akan membuktikan bahwa yang layak disembah haruslah zat Yang Maha. Sebab ibadah adalah bentuk kultus, pensucian dan pengagungan. Apa yang disucikan, jika ternyata zat yang disembah tersebut tidak suci? Apa yang hendak diagungkan, jika zat yang diagungkan itu tidak agung?

Dengan demikian akal menentukan, zat yang disembah adalah zat yang Maha Agung. Zat yang wujud-Nya dapat dirasakan, meskipun tidak dapat dilihat. Justru karena itu, akal manusia juga bisa menentukan, bahwa Zat yang disembah tidak sama dengan makhluk yang ditemukan di muka bumi ini, sehingga mereka tidak menyamakan Allah dengan makhluk. Inilah peran akal, menetukan siapa yang layak disembah.

Akal telah menghantarkan kepada keimanan akan adanya sang Pencipta, yaitu Allah, dan Allah juga sudah menjelaskan melalui wahyu, tentang tatacara menyembah-Nya. Tatacara ini merupakan seperangkat hukum-hukum syara’ yang diambil dari dalil-dalil syariah.

Karena ibadah merupakan hubungan manusia dengan Allah, sedangkan Allah adalah zat yang Maha Tinggi, yang tidak bisa dijangkau manusia, maka aturan atau cara beribadah tersebut mustahil diciptakan manusia. Karena itu, aturan atau cara beribadah tersebut harus berasal dari Allah ta’ala.

Pengertian Ibadah

Al-Ibâdah secara bahasa, artinya at-thâ’ah (keta’atan). Menurut istilah, Ibadah memiliki dua makna: (1) makna umum, dan (2) makna khusus.

Pertama, menta’ati seluruh perintah Allah dan meninggalkan semua larangan-Nya. Inilah pengertian ibadah secara umum, yang juga sering disebut dengan al-ibâdah al-’âmmah. (QS. Ad-Dzariyat [51]: 56).

Kedua, perintah dan larangan Allah yang mengatur hubungan seorang dengan Rabbnya saja. Inilah yang biasanya disebut fukaha dengan al-ibâdah al-mahdhah, seperi: shalat, shaum, zakat, haji dan jihad. Topik pada artikel ini akan dikhususkan pada makna ibadah mahdhah saja.

Ustaz Yan S. Prasetiadi

Previous article#2 Asas Kedua Sitem Ekonomi Islam: Pengelolaan KepemilikanNext article 4 Karakteristik Ibadah, Muslim Wajib Tahu!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About The Blog

Nulla laoreet vestibulum turpis non finibus. Proin interdum a tortor sit amet mollis. Maecenas sollicitudin accumsan enim, ut aliquet risus.

Recent Posts

Pentingnya Menjadikan Rasulullah sebagai Idola sang Anak31 Januari 2023
Manfaatkan Masa Muda, Fokuskan Hati di Atas Ilmu31 Januari 2023
Untuk Para Penuntut Ilmu, Ini Adab Berkhidmat kepada Guru31 Januari 2023

Kategori

  • Tak Berkategori

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org

Tag

adab AGEN OF CHANGE ajal alquran anak anak saleh bahaya utang dakwah fidyah hafiz ibadah ibadah puasa ibadah ramadan idul fitri ilmu islam kematian kenakalan anak keutamaan ramadhan komunikasi anak lisan mendidik anak nasihat nasihat lukman pemuda pendidikan pendidikan anak pendidikan islam penghafalAlquran pesantren puasa puasa ramadan puasa syawal Ramadan ramadhan remaja remajaislam rezeki santri saum ramadan sekuler sukses syawal utang ZAKAT

Yuk! Raih Kemuliaan bersama Pesantren Al-Qur’an Mafatih, Melahirkan Khadimul Al-Qur’an ( Para Penghafal Al-Quran, Dai dan Guru Al-Quran) untuk Indonesia.

Tentang Kami

  • Beranda
  • Pemberdayaan Wakaf
  • Donasi
    • Gotong Royong Bangun Pesantren Hafizh Al-Qur’an
    • INFAQ KURMA + PESANTREN TAHFIZH AL-QUR’AN
  • Blog

HUBUNGI KAMI

+62812-8639-653

Alamat kami

Legokhuni, Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat 41174

About This Sidebar

You can quickly hide this sidebar by removing widgets from the Hidden Sidebar Settings.

Recent Posts

Pentingnya Menjadikan Rasulullah sebagai Idola sang Anak31 Januari 2023
Manfaatkan Masa Muda, Fokuskan Hati di Atas Ilmu31 Januari 2023
Untuk Para Penuntut Ilmu, Ini Adab Berkhidmat kepada Guru31 Januari 2023

Kategori

  • Tak Berkategori

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org