mafatih.or.id
  • Beranda
  • Pemberdayaan Wakaf
  • Donasi
    • Gotong Royong Bangun Pesantren Hafizh Al-Qur’an
    • INFAQ KURMA + PESANTREN TAHFIZH AL-QUR’AN
  • Blog
28 Juli 2022 by Qoryah Quran Mafatih

HIJRAH BUKAN PERISTIWA BIASA

HIJRAH BUKAN PERISTIWA BIASA
28 Juli 2022 by Qoryah Quran Mafatih

Peristiwa hijrah realitasnya bukanlah kejadian biasa, bukan pula sebuah eksodus atau melarikan diri dari kekejaman rezim Quraisy di sana. Namun sebuah perintah ilahi atas umat Islam, yang menunjukkan kebesaran Allah, sekaligus pelajaran berharga bagi seluruh umat manusia. Karenanya pasca peristiwa hijrah kita akan menemukan beberapa fakta yang luar biasa berikut ini:

Pertama, jika hari diangkatnya nabi menjadi rasul dianggap sebagai permulaan dakwah Islam, maka hari terjadinya hijrah bisa dianggap sebagai permulaan berdiri daulah Islam. Dimana nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bukan hanya utusan Allah yang menyampaikan wahyu, tapi juga sebagai kepala negara yang memimpin Madinah.

Kedua, hijrah merupakan awal perubahan yang menentukan dalam sejarah Islam, sebab akhirnya umat Islam saat itu memiliki wilayah kekuasaan, padahal sebelumnya hanya sebuah entitas tanpa wilayah dan tidak punya pengaruh apapun di dunia. Allah berfirman:

تَخَافُونَ أَنْ يَتَخَطَّفَكُمُ النَّاسُ فَآوَاكُمْ وَأَيَّدَكُمْ بِنَصْرِهِ وَرَزَقَكُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ

“Kalian takut orang-orang (Mekah) akan menculik kalian, maka Allah memberi kalian tempat menetap (Madinah) dan dijadikan-Nya kalian kuat dengan pertolongan-Nya dan diberi-Nya kalian rezeki dari yang baik-baik agar kalian bersyukur.” (QS. al-Anfal [8]: 26).

Ketiga, pasca hijrah hukum jihad disyariatkan dan kaum muslim tidak lagi menjadi kaum tertindas di muka bumi, bahkan mampu melawan serangan dan memberi pelajaran kepada orang kafir, sebagaimana Allah memerintahkan umat Islam:

قَاتِلُوا الَّذِينَ يَلُونَكُمْ مِنَ الْكُفَّارِ وَلْيَجِدُوا فِيكُمْ غِلْظَةً

“Perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kalian itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan pada diri kalian.” (QS. at-Taubah [9]: 123).

Keempat, Madinah pasca hijrah bukan sekedar tempat tinggal semata, bahkan selanjutnya menjadi titik kekuatan melawan musuh-musuh Allah, baik musuh di Mekah maupun di luar Mekah. Bukan hanya pada masa nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahkan terus berlangsung hingga masa selanjutnya.

Kelima, sebelum hijrah dakwah hanya terbatas dan terkungkung di dalam Mekah, namun pasca hijrah terwujudlah universalitas dakwah, sehingga dari Madinah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bisa mengirim utusan membawa surat kepada para raja dan penguasa di luar negeri agar memeluk Islam. Semisal kepada Heraklius, Kisra, Muqauqis, Raja Najasyi di Habsyi dll. Beliau mengajak mereka semua masuk Islam.

Keenam, Allah menjadikan landasan saling tolong menolong dalam urusan agama berdasarkan hijrah, sebagaimana Allah berfirman:

وَالَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يُهَاجِرُوا مَا لَكُمْ مِنْ وَلَايَتِهِمْ مِنْ شَيْءٍ حَتَّى يُهَاجِرُوا وَإِنِ اسْتَنْصَرُوكُمْ فِي الدِّينِ فَعَلَيْكُمُ النَّصْرُ إِلَّا عَلَى قَوْمٍ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُمْ مِيثَاقٌ

“Dan (terhadap) orang-orang yang beriman, tetapi belum berhijrah, maka tidak ada kewajiban sedikitpun atas kalian melindungi mereka, sebelum mereka berhijrah. (Akan tetapi) jika mereka meminta pertolongan kepada kalian dalam (urusan pembelaan) agama, maka kalian wajib memberikan pertolongan kecuali terhadap kaum yang telah ada perjanjian antara kalian dengan mereka.” (QS. al-Anfal [8]: 72)

Apa Makna dan Pelajaran dari Peristiwa Hijrah Nabi Muhammad? | Republika  Online

Ketujuh, di Madinah hukum syariah secara lengkap turun dan semua bisa diterapkan, sedangkan di Mekah banyak hukum syariah belum bisa diterapkan; maka dari itu misalnya sebelum terjadi hijrah, di Mekah hukum potong tangan bagi pencuri, rajam bagi pezina, cambuk bagi penuduh zina dan peminum miras, belum bisa dijalanan. Ini artinya kesempurnaan dan kepraktisan ajaran Islam, pasca hijrah betul-betul bisa di rasakan manusia.

Kedelapan, pelaksanaan ajaran agama di Madinah di jalankan dengan bebas dan tanpa tekanan, yang sangat kontras dengan kondisi di Mekah. Non muslim pun bisa melaksanakan ibadah, sebagaimana umat Islam bisa menjalankan ibadah. Toleransi yang sebenarnya pun terwujud, dimana toleransi ini bukan alat menindas mayoritas oleh minoritas. Pasalnya meskipun non muslim dibiarkan memeluk keyakinan dan menjalankan ibadahnya, namun segala macam simbol dan syiar kekufuran tidak dibiarkan, sebaliknya yang ada justru menguatnya seruan dakwah dan syiar Islam di ruang publik.

Kesembilan, diakui atau tidak, pengaruh hijrah sejatinya bukan hanya dirasakan manusia di jazirah Arab atau kawasan timur tengah semata, akan tetapi pengaruh ini pada gilirannya mengubah wajah sejarah peradaban manusia secara keseluruhan, ketika kaum muslimin memiliki negara yang satu, ketika kekuasaan Islam terbentang di belahan dunia timur maupun barat.

Kenapa Gurun Bisa Berubah Sangat Dingin di Malam Hari, Ini Penjelasannya -  SINDOnews

Walhasil, betapa luar biasanya peristiwa hijrah ini bagi umat Islam, sekali lagi ini bukan peristiwa biasa. Karena itu wajar jika akhirnya peristiwa hijrah dijadikan dasar dalam penentuan penanggalan tahun di dunia Islam oleh para Sahabat ridhwanullah ‘alaihim. Wallahu a’lam.

Ustaz Yan S. Prasetiadi
29 Dzulhijjah 1442 H

Previous articleIsi Kandungan Surah Al KautsarNext article HIJRAH: MOMENTUM MEWUJUDKAN IDENTITAS ISLAM KÂFFAH

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About The Blog

Nulla laoreet vestibulum turpis non finibus. Proin interdum a tortor sit amet mollis. Maecenas sollicitudin accumsan enim, ut aliquet risus.

Recent Posts

Pentingnya Menjadikan Rasulullah sebagai Idola sang Anak31 Januari 2023
Manfaatkan Masa Muda, Fokuskan Hati di Atas Ilmu31 Januari 2023
Untuk Para Penuntut Ilmu, Ini Adab Berkhidmat kepada Guru31 Januari 2023

Kategori

  • Tak Berkategori

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org

Tag

adab AGEN OF CHANGE ajal alquran anak anak saleh bahaya utang dakwah fidyah hafiz ibadah ibadah puasa ibadah ramadan idul fitri ilmu islam kematian kenakalan anak keutamaan ramadhan komunikasi anak lisan mendidik anak nasihat nasihat lukman pemuda pendidikan pendidikan anak pendidikan islam penghafalAlquran pesantren puasa puasa ramadan puasa syawal Ramadan ramadhan remaja remajaislam rezeki santri saum ramadan sekuler sukses syawal utang ZAKAT

Yuk! Raih Kemuliaan bersama Pesantren Al-Qur’an Mafatih, Melahirkan Khadimul Al-Qur’an ( Para Penghafal Al-Quran, Dai dan Guru Al-Quran) untuk Indonesia.

Tentang Kami

  • Beranda
  • Pemberdayaan Wakaf
  • Donasi
    • Gotong Royong Bangun Pesantren Hafizh Al-Qur’an
    • INFAQ KURMA + PESANTREN TAHFIZH AL-QUR’AN
  • Blog

HUBUNGI KAMI

+62812-8639-653

Alamat kami

Legokhuni, Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat 41174

About This Sidebar

You can quickly hide this sidebar by removing widgets from the Hidden Sidebar Settings.

Recent Posts

Pentingnya Menjadikan Rasulullah sebagai Idola sang Anak31 Januari 2023
Manfaatkan Masa Muda, Fokuskan Hati di Atas Ilmu31 Januari 2023
Untuk Para Penuntut Ilmu, Ini Adab Berkhidmat kepada Guru31 Januari 2023

Kategori

  • Tak Berkategori

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org