Sebagai seorang Muslim tentu kita ingin menjadi bagian daripada orang yang beruntung selama hidup di dunia. Maka dari itu, hendaknya kita mencari tahu terlebih dahulu siapa saja yang termasuk orang yang beruntung menurut Alquran.
Sebagaimana kita sering dengar bunyi dari surah Al-Ashr, yakni tentang waktu.
“Demi masa. sungguh, manusia berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.” (QS. Al-Ashr: 1-3)
Allah SWT bersumpah dalam ayat tersebut dengan menyebutkan waktu. Sumpah Allah ini bukan main-main dan menunjukan betapa dahsyatnya waktu. Sebab dalam surah Al-Ashr pula Allah SWT menegaskan sesungguhnya manusia pasti akan merugi, kecuali empat golongan.
Nah, adapun keempat golongan ini dijelaskan sebagai berikut:
- Orang yang beruntung menurut Alquran: Beriman kepada Allah

Dalam hal ini berarti seorang muslim yang meyakini sengan sepenuh hati, mengucapkan dengan lisan dan mengamalkan dengan perbuatan. Maka mereka tidak merugi sebab akan senantiasa mengingat Allah dan terjaga dari perbuatan dosa.
وَلَوْ اَنَّهُمْ اٰمَنُوْا وَاتَّقَوْا لَمَثُوْبَةٌ مِّنْ عِنْدِ اللّٰهِ خَيْرٌ ۗ لَوْ كَانُوْا يَعْلَمُوْنَ
“Dan jika mereka beriman dan bertakwa, pahala dari Allah pasti lebih baik, sekiranya mereka tahu. Dan jika mereka beriman dan bertakwa, takut kepada azab Allah, pahala dari Allah pasti lebih baik daripada sihir yang menyibukkan mereka, sekiranya mereka tahu.” (Qs Al-Baqarah: 103)
2. Orang yang beruntung menurut Alquran: Beramal Shalih

Beramal shalih berarti mengerjakan amal perbuatan yang membawa kebaikan dan berguna bagi semua orang, baik di dunia maupun di akhirat. Seperti berbakti kepada kedua orangtua, menolong sesama dan yang lainnya.
“Dari Abu Hurairah, ia berkata, “Rasulullh SAW bersabda, ‘maukah aku beri tahu kepada kalian tentang orang yang paling baik diantara kalian?” Para sahabat enjawab, “Ya, Rasulullah.” Beliau bersabda, “Orang yang paling baik di antara kalian ialah orang yang paling panjang umurnya dan paling baik amalnya.” (HR Ahmad)
3. Orang yang beruntung menurut Alquran: Saling Menasehati dalam Kebenaran

Mengingatkan saudara-saudara seiman yang melakukan dosa adalah bagian dari menasehati untuk kebearan. Ingatkanlah mereka agar tidak melakukan perbuatan yang dilarang agama, karena hal itu bersifat merugikan dan menyakiti orang lain.
4. Orang yang beruntung menurut Alquran: Saling Menasehati untuk Kesabaran

Setiap orang pasti diuji dengan berbagai masalah dalam hidupnya. Maka dari itu kita sesama muslim dipersaudarakan oleh Islam, sehingga bisa senantiasa menjadi saudara yang bisa saling menasehati untuk kesabaran, terutama bersabar dalam setiap ujian yang datang dan menggoda kita untuk berbelok arah dari agama Allah.
Itulah keempat golongan yang beruntung. Maka Semoga kita termasuk orang yang mampu memanfaatkan waktu dengan baik agar menjadi orang yang beruntung.
Wallahu a’lam bishawab. []

