mafatih.or.id
  • Beranda
  • Pemberdayaan Wakaf
  • Donasi
    • Gotong Royong Bangun Pesantren Hafizh Al-Qur’an
    • INFAQ KURMA + PESANTREN TAHFIZH AL-QUR’AN
  • Blog
22 September 2022 by Qoryah Quran Mafatih

Hikmah di Balik Larangan Meniup Makanan Panas

Hikmah di Balik Larangan Meniup Makanan Panas
22 September 2022 by Qoryah Quran Mafatih

Setiap hal yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW pasti bukan sekedar perintah kosong tanpa makna. Pun sebagaimana adab saat menjumpai makanan panas, tentunya terdapat hikmah di balik larangan meniup makanan panas yang belum kita ketahui.

Berikut terdapat tiga hikmah di balik larangan meniup makanan panas serta penjelasan singkatnya:

Hikmah di Balik Larangan Meniup Makanan Panas: Pandangan Dunia Medis

Meniup Makanan Panas Berbahaya Bagi Kesehatan, Fakta atau Mitos? - Semua  Halaman - Grid Health

Meniup makanan panas dapat menimbulkan beberapa penyakit. Penjelasannya yakni ketika kita meniup makanan, tentu udar yang keluar dari mulut ialah karbondioksida sehingga Bersatu dengan uap dari makanan panas dan menghasilkan asam karbonat yang mempengaruhi tingkat keasaman dalam darah. Hal ini menyebabkan darah kita akan menjadi lebih asam, dikenal dengan istilah asidosis.

Maka seiring menurunnya Ph darah, pernapasan menjadi lebih dalam dan lebih cepat sebagai usaha tubuh untuk menurunkan kelebihan asam dalam darah dengan cara menurunkan jumlah karbon dioksida.

Pada akhirnya, ginjal juga berusaha mengompensasi skeadaan tersebut dengan cara mengeluarkan lebih banyak asam dalam air kemih. Maka sejalan dengan memburuknya asidosis, penderita akan mulai mengalami kebingungan, lebih jauh lagi jika semakin memburuh, tekanan darah akan turun, menyebabkan syok, koma bahkan sampai pada kematian.

Hikmah di Balik Larangan Meniup Makanan Panas: Berdasarkan Etika Sosial

Kenapa Makanan Panas Tidak Boleh Ditiup? Ketahui Faktanya

Di beberapa daerah, meniup makanan panas tidak dianjurkan karena dianggap tidak sopan. Sehingga apabila dihidangkan makanan atau minuman masih panas, tunggulah sebentar sampai berkurang temperaturnya dan mulut dapat menerima masuk.

Hikmah di Balik Larangan Meniup Makanan Panas: Melatih Bersabar

Mengapa Rasulullah SAW Larang Meniup Makanan dan Minuman Panas? Ini  Alasannya

“Dari Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah SAW telah melarang bernafas di dalam bejana atau melarang untuk meniup padanya. “(HR At-Tirmidzi).

Hadits terkait larangan meniup makanan atau minuman dalam kondisi panas pun mengandung filosofi lain. Yakni dengan menunggu makanan menjadi dingin tentunya memerlukan waktu dan dengan itulah seorang muslim diminta bersabar untuk hal yang terlihat kecil namun berdampak besar bagi Kesehatan dan etika sosial.

Wallahu a’lam. []

Previous article4 Orang yang Beruntung Menurut AlquranNext article Kasih Sayang Menjadi Bagian dari Hak Ukhuwah Islamiyah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About The Blog

Nulla laoreet vestibulum turpis non finibus. Proin interdum a tortor sit amet mollis. Maecenas sollicitudin accumsan enim, ut aliquet risus.

Recent Posts

Pentingnya Menjadikan Rasulullah sebagai Idola sang Anak31 Januari 2023
Manfaatkan Masa Muda, Fokuskan Hati di Atas Ilmu31 Januari 2023
Untuk Para Penuntut Ilmu, Ini Adab Berkhidmat kepada Guru31 Januari 2023

Kategori

  • Tak Berkategori

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org

Tag

adab AGEN OF CHANGE ajal alquran anak anak saleh bahaya utang dakwah fidyah hafiz ibadah ibadah puasa ibadah ramadan idul fitri ilmu islam kematian kenakalan anak keutamaan ramadhan komunikasi anak lisan mendidik anak nasihat nasihat lukman pemuda pendidikan pendidikan anak pendidikan islam penghafalAlquran pesantren puasa puasa ramadan puasa syawal Ramadan ramadhan remaja remajaislam rezeki santri saum ramadan sekuler sukses syawal utang ZAKAT

Yuk! Raih Kemuliaan bersama Pesantren Al-Qur’an Mafatih, Melahirkan Khadimul Al-Qur’an ( Para Penghafal Al-Quran, Dai dan Guru Al-Quran) untuk Indonesia.

Tentang Kami

  • Beranda
  • Pemberdayaan Wakaf
  • Donasi
    • Gotong Royong Bangun Pesantren Hafizh Al-Qur’an
    • INFAQ KURMA + PESANTREN TAHFIZH AL-QUR’AN
  • Blog

HUBUNGI KAMI

+62812-8639-653

Alamat kami

Legokhuni, Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat 41174

About This Sidebar

You can quickly hide this sidebar by removing widgets from the Hidden Sidebar Settings.

Recent Posts

Pentingnya Menjadikan Rasulullah sebagai Idola sang Anak31 Januari 2023
Manfaatkan Masa Muda, Fokuskan Hati di Atas Ilmu31 Januari 2023
Untuk Para Penuntut Ilmu, Ini Adab Berkhidmat kepada Guru31 Januari 2023

Kategori

  • Tak Berkategori

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org