mafatih.or.id
  • Beranda
  • Pemberdayaan Wakaf
  • Donasi
    • Gotong Royong Bangun Pesantren Hafizh Al-Qur’an
    • INFAQ KURMA + PESANTREN TAHFIZH AL-QUR’AN
  • Blog
17 Desember 2022 by Qoryah Quran Mafatih

Begini Cara Menghindari Laghwun

Begini Cara Menghindari Laghwun
17 Desember 2022 by Qoryah Quran Mafatih

Perkataan sia-sia diperkenalkan oleh Al-Qur’an dengan istilah laghwun. Ini untuk menunjukkan perkataan yang mengandung kebatilan atau penyesatan. Sehingga kita memang harus mengetahui bagaimana cara menghindari laghwun.

Suatu perkataan cukup dikatakan laghwun jika mengandung penyesatan seperti halnya pernyataan “Islam tidak sempurna”, “Semua agama sama”.

Setiap perkataan yang bertentangan dengan nas-nas syariah dan maqalah ulama ahlus sunnah, wajib diingkari (al-munkar) dan dibantah dengan hujjah.

BACA JUGA: INILAH 3 FAIDAH DALAM SURAH AL-MUZZAMMIL AYAT 1-4

Al-Imam ar-Raghib al-Ashfafani dalam al-Mufradat fi Gharib al-Qur’an menjelaskan, “Al-Laghw dari perkataan adalah ucapan apa saja yang tidak bisa dijadikan sandaran. Ia disebutkan tanpa sadar dan tanpa pemikiran sehingga muncul sebagai kesia-siaan.”

Menjaga Lisan Dari Perkataan Buruk - Madaninews.id
FOTO: madaninews.id

Seorang yang mengaku beriman wajib menjauhi ucapan-ucapan seperti itu. Sama saja apakah terucap di lisan atau tersurat dalam bentuk lisan. Ini seusai kaidah, “Diharamkan penulisan apa saja yang pengucapannya diharamkan.”

Adapun berikut ini tiga cara menghindari laghwun:

Cara Menghindari Laghwun: Pertama, Menjauhi Pelaku Laghwun

Al-Hafidz Ibn Katsir dalam tafsirnya, “Mereka tidak bergaul dengan pelaku laghwun dan tidak berkumpul dengan mereka.”

Ibn Katsir berdalil dengan firman Allah SWT,

وَالَّذِيْنَ لَا يَشْهَدُوْنَ الزُّوْرَۙ وَاِذَا مَرُّوْا بِاللَّغْوِ مَرُّوْا كِرَامًا

“Dan orang-orang yang tidak memberikan kesaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka berlalu dengan menjaga kehormatan dirinya.” (Qs Al-Furqan: 72)

Dalam ungkapan al-Hafidz Ibn Jarir al-Thabari (310 H) dalam tafsirnya (XIX/597) yakni tidak bergaul dengan para pelaku kebatilan dalam kebatilan mereka.

Cara Menghindari Laghwun: Kedua, Perbanyak Berdzikir

Allah menggambarkan karakter orang-orang beriman dalam Qs Al-Mu’minun ayat 3 sebagai kaum yang berpaling (al-Mu’ridhun) dari laghwun, sibuk dengan lisan-lisan dzikrullah, mencakup lisan yang berdakwah mengajak kepada kebenaran dan membantah penyesatan.

“Zikir bagaikan jiwa yang berlari tanpa lelah/ mereka jauh dari omong kosong dan gosip.”

BACA JUGA: 3 ALASAN PENTINGNYA IKHLAS BAGI PENUNTUT ILMU

Cara Menghindari Laghwun: Ketiga, Mengingat Perintah Allah SWT

Allah SWT memberi perintah kepada kita untuk membantah ucapan-ucapan laghwun dengan hujjah.

“Serulah manusia ke jalan Rabb-Mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik serta bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sungguh Rabb-mu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang tersesat dari ajlan-Nya, dan Dialah pula yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.” (Qs an-Nahl: 125)

Previous articleInilah 3 Faidah dalam Surah al-Muzzammil ayat 1-4Next article Larangan Menimbun Harta dalam Islam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About The Blog

Nulla laoreet vestibulum turpis non finibus. Proin interdum a tortor sit amet mollis. Maecenas sollicitudin accumsan enim, ut aliquet risus.

Recent Posts

Pentingnya Menjadikan Rasulullah sebagai Idola sang Anak31 Januari 2023
Manfaatkan Masa Muda, Fokuskan Hati di Atas Ilmu31 Januari 2023
Untuk Para Penuntut Ilmu, Ini Adab Berkhidmat kepada Guru31 Januari 2023

Kategori

  • Tak Berkategori

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org

Tag

adab AGEN OF CHANGE ajal alquran anak anak saleh bahaya utang dakwah fidyah hafiz ibadah ibadah puasa ibadah ramadan idul fitri ilmu islam kematian kenakalan anak keutamaan ramadhan komunikasi anak lisan mendidik anak nasihat nasihat lukman pemuda pendidikan pendidikan anak pendidikan islam penghafalAlquran pesantren puasa puasa ramadan puasa syawal Ramadan ramadhan remaja remajaislam rezeki santri saum ramadan sekuler sukses syawal utang ZAKAT

Yuk! Raih Kemuliaan bersama Pesantren Al-Qur’an Mafatih, Melahirkan Khadimul Al-Qur’an ( Para Penghafal Al-Quran, Dai dan Guru Al-Quran) untuk Indonesia.

Tentang Kami

  • Beranda
  • Pemberdayaan Wakaf
  • Donasi
    • Gotong Royong Bangun Pesantren Hafizh Al-Qur’an
    • INFAQ KURMA + PESANTREN TAHFIZH AL-QUR’AN
  • Blog

HUBUNGI KAMI

+62812-8639-653

Alamat kami

Legokhuni, Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat 41174

About This Sidebar

You can quickly hide this sidebar by removing widgets from the Hidden Sidebar Settings.

Recent Posts

Pentingnya Menjadikan Rasulullah sebagai Idola sang Anak31 Januari 2023
Manfaatkan Masa Muda, Fokuskan Hati di Atas Ilmu31 Januari 2023
Untuk Para Penuntut Ilmu, Ini Adab Berkhidmat kepada Guru31 Januari 2023

Kategori

  • Tak Berkategori

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org