Pesantren Mafatih Purwakarta menyelenggarakan acara Dauroh Islam bertema Obati Sakitmu dengan Alquran dan Praktik Memandikan Jenazah pada Ahad, 26 Maret 2021. Acara yang dimulai pukul 09.00-15.00 WIB di Aula Pesantren Mafatih ini terselenggara atas kerja sama Kebun Qur’an Bandung dan Pesantren Mafatih. Kegiatan diisi langsung oleh Ustaz Sofyan Setiawan, selaku praktisi pengobatan Sunnah dan Owner Kebun Qur’an Bandung. Acara dauroh berlangusng khidmat diikuti oleh seluruh santri Mafatih beserta asatiz yang berada di pesantren.
Acara dibuka dengan sambutan dari Mudir Pesantren Mafatih, yaitu Ustaz Abdurrahman Dihya Ramadhan. Ustaz Dihya berharap kegiatan seperti ini bisa terus berkelanjutan sebagai bagian dari syiar Islam.
Ustaz Sofyan membuka acara dauroh dengan menjelaskan tentang sunah-sunah berobat yang ada di dalam Alquran. Beliau sampaikan bahwa berobat tatkala sakit, baik jasmani (medis) maupun rohani (nonmedis), bagi seorang muslim merupakan sunah atau anjuran yang diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Hal itu sebagaimana yang tercantum dalam surah al-Isra ayat ke-82. Allah berfirman, “Dan Kami turunkan dari Alquran (sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang beriman, sedangkan bagi orang yang zalim (Alquran itu) hanya akan menambah kerugian.” (QS. Al-Isra: 82)

Hal senada juga disabdakan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam: “Aku (Usamah bin Syarik) menghadap Rasulullah. Di tempat itu aku menjumpai para sahabat (sedang duduk dengan khusyuk) seakan burung sedang hinggap di kepala mereka. Usai mengucapkan salam, aku duduk. Beberapa orang Arab pedalaman lalu datang dari berbagai arah. Mereka bertanya: ‘Wahai Rasulullah, apakah kita harus berobat?’ Beliau menjawab: ‘Berobatlah! Sesungguhnya, Allah tidak menurunkan penyakit kecuali menurunkan pula penyembuhnya, kecuali satu penyakit, yaitu usia tua’.” (Riwayat Abu Dawud, at-Tirmiziy, Ibnu Majah, dan an-Nasa’iy dari Usamah bin Syarik).
Menginjak waktu siang selepas bakda zuhur, Ustaz Sofyan melanjutkan acara dauroh sesi kedua, yaitu praktik memandikan jenazah. Terlihat para santri begitu antusias menyaksikan dan mempraktikan secara langsung bersama Ustaz Sofyan bagaimana tata cara mengurus jenazah sesuai dengan syariat Islam.
Menjelang waktu asar, acara Dauroh Islam bertema Obati Sakitmu dengan Alquran dan Praktik Memandikan Jenazah bersama Ustaz Sofyan di akhiri dengan penyerahan wakaf pohon bidara yang diterima langsung oleh Kepala Asrama Pesantren Mafatih Ustaz Asep Ahmad Gojali. Ustaz Asep berharap, kegiatan semacam ini bisa terus diadakan ke depannya sebagai sarana syiar Islam melalui sosialisasi tata cara pengurusan jenazah sesuai dengan syariat Islam, khususnya di kalangan santri/pesantren. []

