Rasulullah ﷺ merupakan teladan umat. Salah satu hal yang diajarkan Rasulullah ﷺ adalah doa. Sebagai orang tua, Beliau pun senantiasa memberikan nasihat dan doa untuk anak. Lantas, apa doa Rasulullah ﷺ untuk Anak tersebut?
Kita ketahui bersama bahwa doa merupakan penguat kesuksesan anak. Ya, doa yang baik dapat mengantarkan anak tumbuh dan berkembang menjadi anak yang baik pula. Apalagi, doa orang tua kepada anaknya. Doanya memiliki kekuatan besar, sehingga Allah Subhanahu wa Ta’ala bisa saja langsung mengabulkannya.
Untuk itu, sebagai orangtua kita perlu berhati-hati. Jangan sampai kita mendoakan kejelekan pada anak. Hal ini dinasehatkan Rasulullah ﷺ.
“Janganlah kalian mendoakan kejelekan untuk diri-diri kalian, anak-anak kalian, dan harta-harta kalian. Jangan sampai kalian menempati saat ketika Allah mengabulkan setiap orang yang meminta, (sehingga doa kejelekan itu) dikabulkan untuk kalian.” (HR. Muslim No. 5328)

Nah, Rasulullah ﷺ bukan saja memberikan nasihat, tetapi beliau juga mencontohkan doa-doa terbaik untuk anak. Berikut doa Rasulullah ﷺ untuk Anak:
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak khusu’, nafsu yang tidak pernah puas, dan do’a yang tidak dikabulkan.” (Hadis Shahih. Diriwayatkan oleh Muslim no. 2722 dan An Nasa-i (8/260) dari Sahabat Zaid bin Al Arqam)
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang halal, dan amal yang diterima.” (Hadis Shahih. Diriwayatkan oleh al-Humaidi (1/143) no. 299, Ahmad (6/322), Ibnu Majah no. 925)
“Ya Allah, berikanlah manfaat kepadaku dengan apa-apa yang Engkau ajarkan kepadaku, dan ajarkanlah aku apa-apa yang bermanfaat bagiku dan tambahkanlah ilmu kepadaku.” (Hadis Shahih. Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi no. 3599 dan Ibnu Majah no. 251, 3833 dari Abu Hurairah)
“Ya Allah! Berilah ia pemahaman dalam agama dan ajarkanlah takwil kepadanya.”
Cerita di balik hadis ini ialah ketika Rasulullah ﷺ berada di rumah Maimunah, aku (Ibnu Abbas) menyiapkan air wudhu untuk shalat malam Rasul. Kemudian Maimunah berkata, “Wahai Rasulullah, yang meletakkan air wudhu ini ialah Abdullah ibn Abbas. Lalu Rasulullah berdoa, “Ya Allah! Berilah ia pemahaman dalam agama dan ajarkanlah takwil kepadanya.” (Dalam musnad Imam Ahmad disebutkan hadis dari Ibnu Abbas Radiyallahu Anhu).
Demikianlah doa yang Rasulullah panjatkan untuk Ibnu Abbas, anak pamannya.
Nah, sebagai orang tua, hendaknya kita pun senantiasa mendoakan yang terbaik untuk anak. Seperti halnya doa yang diucapkan ibunda Imam Sudais dahulu. Meski dalam keadaan kesal, ibundanya senantiasa berkata baik. Salah satu perkataannya adalah “Kamu jadi imam Masjidil Haram saja!” yang ternyata terwujud.

Begitulah perkataan orang tua, menjadi doa bagi anaknya. Maka, seyogianya orang tua bersikap baik, menahan diri dari mendoakan keburukan, dan berusaha agar selalu dapat mengeluarkan kalimat-kalimat yang bisa memicu anak menjadi pribadi yang lebih baik.
Ingatlah, Rasulullah ﷺ bersabda, “Tiga orang yang doanya pasti dikabulkan adalah doa orang yang teraniaya, doa orang dalam perjalanan dan doa orangtua untuk anaknya.” (HR. Bukhari, Abu Dawud, dan Tirmidzi)
Semoga kita semua dapat menjadi orang tua yang senantiasa mampu mendoakan yang terbaik bagi anak. []
SUMBER: ISLAMPOS

