mafatih.or.id
  • Beranda
  • Pemberdayaan Wakaf
  • Donasi
    • Gotong Royong Bangun Pesantren Hafizh Al-Qur’an
    • INFAQ KURMA + PESANTREN TAHFIZH AL-QUR’AN
  • Blog
8 Mei 2022 by Qoryah Quran Mafatih

Fitrah Kita

Fitrah Kita
8 Mei 2022 by Qoryah Quran Mafatih

Dalam diri manusia terdapat banyak fitrah. Puasa adalah salah satu cara untuk mengembalikan fitrah itu. Maka setelah Ramadan, ada hari raya Idul Fitri, yaitu hari kita merayakan kembalinya kita kepada fitrah.

Di antara fitrah yang ada dalam diri manusia—meski tidak disebutkan semuanya—adalah sebagai berikut:

Fitrah Hati

Fitrahnya hati manusia itu tidak iri, dengki, dan dendam pada siapapun. Kita bisa melihat ini dalam diri anak kecil. Mereka akan berbagi jika temannya tidak punya sesuatu, dan akan saling memaafkan setelah berkelahi. Begitulah semestinya yang kita lakukan.

Hati pada dasarnya tentram. Kalau tidak tentram berarti ada masalah pada hatinya. Bisa jadi karena penerimaan fakta dan konsep pikiran yang salah yang membuat hati tidak tentram.

Fitrah Pikiran

Fitrah pikiran tidak akan menerima sesuatu yang salah. Misalnya tidak selalu menisbatkan kebahagiaan pada uang, sebagaimana yang digambarkan kapitalisme. Apa yang membuat tenang dan senang itulah kebahagiaan sebenarnya.

Pikiran juga harus terpuaskan dengan rasio yang dimiliki. Apapun yang tidak sesuai dengan akal manusia, alias tidak masuk akal, akan sulit untuk diterima pikiran manusia.

Fitrah Pergaulan

Fitrahnya pergaulan adalah keterpisahan antara lingkungan lelaki dengan lingkungan perempuan. Keduanya memiliki dunianya masing-masing, berjalan bersama beriringan, tapi tidak bersinggungan. Barangkali ada maknanya mitos bahwa kalau laki-laki bermain dengan perempuan akan bercampur darah. Setidaknya itu memberikan rasa takur untuk tidak bersinggungan satu sama lain.

Fitrah Keimanan

Fitrahnya keimanan adalah Islam. Karena anak tidak mungkin lahir dalam keadaan Yahudi, Nasrani, atau Majusi. Anak juga tidak terlahir membawa konsep kapitalisme dan sosialisme, karena semua itu muncul di perkembangan kehidupan selanjutnya. Kalau salah jalan, maka akan tersesat. Kalau mendapat petunjuk, maka akan berada pada jalan yang lurus.

Fitrah Manusia

Manusia itu lemah, terbatas, dan memerlukan yang lain. Karena itu manusia memerlukan ‘sosok’ yang tidak terbatas, mahakuat, dan berdiri sendiri. Hampir sisa hidup yang dimiliki manusia bisa mencari hakikat dari Dzat yang secara sifat bertentangan dengan dirinya.

Tapi dengan cahaya Islam, pencarian itu singkat. Karena sesuai fitrah: menenangkan hati dan masuk akal. Islam memang hadir untuk memberikan pengarahan bagi hidup manusia yang terombang-ambing tanpa arah.

Maka mempelajari Islam adalah jalan menuju seluruh fitrah yang sudah disebutkan di atas. Puasa yang kita jalani adalah cara Allah untuk menjaga kita tetap pada fitrahnya, sehingga ketika Ramadan itu berakhir, kita perlu merayakan hari di mana kita kembali ke fitrah setelah begitu banyak hari kita terkotori oleh hal-hal di luar fitrah. []

Oleh: Ustaz Alvy Rizqy Pratama (Pengajar di Pesantren Mafatih Purwakarta)

Previous articleMenyalakan Api Cinta kepada Allah & Rasul-NyaNext article Berkomitmen dengan Al-Qur'an

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About The Blog

Nulla laoreet vestibulum turpis non finibus. Proin interdum a tortor sit amet mollis. Maecenas sollicitudin accumsan enim, ut aliquet risus.

Recent Posts

Pentingnya Menjadikan Rasulullah sebagai Idola sang Anak31 Januari 2023
Manfaatkan Masa Muda, Fokuskan Hati di Atas Ilmu31 Januari 2023
Untuk Para Penuntut Ilmu, Ini Adab Berkhidmat kepada Guru31 Januari 2023

Kategori

  • Tak Berkategori

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org

Tag

adab AGEN OF CHANGE ajal alquran anak anak saleh bahaya utang dakwah fidyah hafiz ibadah ibadah puasa ibadah ramadan idul fitri ilmu islam kematian kenakalan anak keutamaan ramadhan komunikasi anak lisan mendidik anak nasihat nasihat lukman pemuda pendidikan pendidikan anak pendidikan islam penghafalAlquran pesantren puasa puasa ramadan puasa syawal Ramadan ramadhan remaja remajaislam rezeki santri saum ramadan sekuler sukses syawal utang ZAKAT

Yuk! Raih Kemuliaan bersama Pesantren Al-Qur’an Mafatih, Melahirkan Khadimul Al-Qur’an ( Para Penghafal Al-Quran, Dai dan Guru Al-Quran) untuk Indonesia.

Tentang Kami

  • Beranda
  • Pemberdayaan Wakaf
  • Donasi
    • Gotong Royong Bangun Pesantren Hafizh Al-Qur’an
    • INFAQ KURMA + PESANTREN TAHFIZH AL-QUR’AN
  • Blog

HUBUNGI KAMI

+62812-8639-653

Alamat kami

Legokhuni, Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat 41174

About This Sidebar

You can quickly hide this sidebar by removing widgets from the Hidden Sidebar Settings.

Recent Posts

Pentingnya Menjadikan Rasulullah sebagai Idola sang Anak31 Januari 2023
Manfaatkan Masa Muda, Fokuskan Hati di Atas Ilmu31 Januari 2023
Untuk Para Penuntut Ilmu, Ini Adab Berkhidmat kepada Guru31 Januari 2023

Kategori

  • Tak Berkategori

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org