mafatih.or.id
  • Beranda
  • Pemberdayaan Wakaf
  • Donasi
    • Gotong Royong Bangun Pesantren Hafizh Al-Qur’an
    • INFAQ KURMA + PESANTREN TAHFIZH AL-QUR’AN
  • Blog
1 April 2021 by Qoryah Quran Mafatih

Life is Choice to be Winners or Lossers

Life is Choice to be Winners or Lossers
1 April 2021 by Qoryah Quran Mafatih

Penulis: Muhammad Zakaria Abdurrahman Sofyan (Santri Ma’had Mafatih Global)

Apa itu winners dan lossers

         Dalam bahasa indonesia winners berarti pemenang, sedangkan lossers berarti  pecundang. Jadi kita hidup di dunia itu punya 2 pilihan, ingin menjadi seorang pemenang atau pecundang. Tentunya kita semua pasti ingin menjadi seorang pemenang kan? Sekarang pertanyaannya adalah bagaimana cara kita bisa menjadi seorang pemenang? Jika kita ingin menjadi seorang pemenang, kita harus bisa meraih kesuksesan, mengapa? Pasalnya, seorang pemenang itu seorang yang bisa meraih kesuksesan yang utama.

Banyak orang bertanya-tanya apa sebenarnya arti dari kesuksesan? Dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) sukses itu artinya berhasil. Orang yang mencapai kesuksesan itu sudah banyak, tetapi hanya seorang pemenanglah yang mendapatkan kesuksesan yang utama!!!

       Adapun lossers, seperti yang sudah saya bilang lossers dalam bahasa Indonesia berarti seorang pecundang, pertanyaannya adalah siapakah seorang pecundang itu? Ia adalah orang yang lebih memilih menyerah daripada berjuang. Orang yang tidak ingin bejuang sama sekali tetapi mempunyai tujuan yang tinggi, ia hanya ingin bersantai-santai dan pada saat masalah datang menimpa dirinya atau saat Allah memberikan ujian padanya ia hanya bisa menangis, merengek, dan mengeluh. Ia hanya bisa menyesalkan dirinya atas selama ini yang dia lakukan, padahal jika ia berjuang untuk menghadapinya, insya Allah, Allah akan menolongnya dalam menggapai tujuan yang akan ia raih dari setiap tahap demi tahap dan dari setiap langkah demi langkah.

2 Kunci untuk Menjadi Seorang Pemenang:

Menjadi seorang pemenang berarti harus menjadi orang yang visioner

   Apabila kita seorang visioner maka kita tidak akan pragmatis, sebaliknya seseorang yang pragmatis meniscayakan bahwa dia bukan seorang visioner. Orang yang pragmatis selalu menjadikan realitas dan fakta sebagai pembatas dan dasar tindakannya,sementara orang yang visioner menjadikan keinginan dan harapan sebagai pembatas dan dasar tindakannya. Oleh karena itulah, seorang pragmatis akan selalu mengubah tujuannya sesuai dengan keadaan, sedangkan seorang visioner akan senantiasa mengubah fakta agar sesuai dengan tujuannya. Oleh karena itu, wajarlah apabila kita melihat kenyataan bahwa wajah dunia ini dibentuk oleh orang-orang yang visioner, dan selanjutnya akan diikuti oleh orang-orang pragmatis. Pasalnya, untuk menjadi seorang pemenang, dibutuhkan fokus dan usaha perjuangan yang terus menerus sehingga menjadi konsisten untuk selalu tetap pada tujuannya, karena pasti setiap perjuangan dibutuhkan pengorbanan.

Menjadi seorang pemenang dibutuhkan jiwa seorang muslim sejati

           Pada zaman milenial ini, karena di negeri ini peraturannya serba bebas, mengakibatkan seluruh aspek dalam kehudupan ini terlepas dari hukum-hukum Allah. Oleh karena itulah untuk menjadi seorang pemenang dibutuhkan jiwa seorang muslim sejati yang selalu tetap berpegang teguh pada hukum-hukum Allah sehingga ia tidak akan bisa terbawa arus oleh kondisi saat ini dan terjerumus kedalam lobang penyesalan. Bagaimana cara kita bisa melakukannya? Caranya adalah dengan menyatukan keimanan ke dalam diri karena ketika keimanan menyatu dengan jiwa seorang pemenang maka keimanan itu sendiri yang akan menjadi benteng atau pembatas diri kita dari hal-hal yang melanggar hukum syara.

      Seorang pemenang adalah seseorang yang bisa meraih kesuksesan yang utama. Mungkin kita bertanya-tanya, apa itu kesuksesan yang utama, apakah menjadi kaya raya itu sukses yang utama ataukah menjadi penguasa/raja barulah disebut dengan sukses yang utama, mungkin bagi sebagian orang mengatakan itu adalah kesuksesan, tetapi kita bisa lihat orang yang telah menjadi orang kaya raya itu sudah banyak dan begitu  juga para penguasa di negeri ini sudah banyak sekali tetapi sayang itu hanyalah kesuksesan di dunia saja yang mana dunia itu bersifat sementara, seperti di dalam sebuah lagu religi:

“Dunia..sementara…

Akhirat selama-lamanya…

Orang kaya mati,orang miskin mati

Raja-raja mati rakyat biasa mati…

Semua pergi menghadap illahi…

Dunia yang dicari…

Tak ada yang berarti..”

       Karena itu jadilah seorang pemenang sebab hanya seorang pemenanglah yang mendapatkan kesuksesan yang utama, abadi, dan tiada tara bandingannya, yaitu mendapatkan keridhaan Allah SWT. Sukses yang utama bukanlah dalam urusan dunia saja, melainkan jika kita bisa meraih surganya Allah SWT…!!!

Sekarang pertanyaanya adalah pilihan mana yang mau kamu pilih?

Previous articleUdin Sebutkan Nama-Nama Hewan! Apakah Udin jadi pinter? (Ibrah Surat Al-Baqarah 30-33)Next article Siapakah yang Berhak Membuat Aturan Hidup Manusia?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About The Blog

Nulla laoreet vestibulum turpis non finibus. Proin interdum a tortor sit amet mollis. Maecenas sollicitudin accumsan enim, ut aliquet risus.

Recent Posts

Pentingnya Menjadikan Rasulullah sebagai Idola sang Anak31 Januari 2023
Manfaatkan Masa Muda, Fokuskan Hati di Atas Ilmu31 Januari 2023
Untuk Para Penuntut Ilmu, Ini Adab Berkhidmat kepada Guru31 Januari 2023

Kategori

  • Tak Berkategori

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org

Tag

adab AGEN OF CHANGE ajal alquran anak anak saleh bahaya utang dakwah fidyah hafiz ibadah ibadah puasa ibadah ramadan idul fitri ilmu islam kematian kenakalan anak keutamaan ramadhan komunikasi anak lisan mendidik anak nasihat nasihat lukman pemuda pendidikan pendidikan anak pendidikan islam penghafalAlquran pesantren puasa puasa ramadan puasa syawal Ramadan ramadhan remaja remajaislam rezeki santri saum ramadan sekuler sukses syawal utang ZAKAT

Yuk! Raih Kemuliaan bersama Pesantren Al-Qur’an Mafatih, Melahirkan Khadimul Al-Qur’an ( Para Penghafal Al-Quran, Dai dan Guru Al-Quran) untuk Indonesia.

Tentang Kami

  • Beranda
  • Pemberdayaan Wakaf
  • Donasi
    • Gotong Royong Bangun Pesantren Hafizh Al-Qur’an
    • INFAQ KURMA + PESANTREN TAHFIZH AL-QUR’AN
  • Blog

HUBUNGI KAMI

+62812-8639-653

Alamat kami

Legokhuni, Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat 41174

About This Sidebar

You can quickly hide this sidebar by removing widgets from the Hidden Sidebar Settings.

Recent Posts

Pentingnya Menjadikan Rasulullah sebagai Idola sang Anak31 Januari 2023
Manfaatkan Masa Muda, Fokuskan Hati di Atas Ilmu31 Januari 2023
Untuk Para Penuntut Ilmu, Ini Adab Berkhidmat kepada Guru31 Januari 2023

Kategori

  • Tak Berkategori

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org