mafatih.or.id
  • Beranda
  • Pemberdayaan Wakaf
  • Donasi
    • Gotong Royong Bangun Pesantren Hafizh Al-Qur’an
    • INFAQ KURMA + PESANTREN TAHFIZH AL-QUR’AN
  • Blog
26 Agustus 2022 by Qoryah Quran Mafatih

MATERI KHUTBAH JUMAT: DARURAT KEBOHONGAN DAN KEZALIMAN

MATERI KHUTBAH JUMAT: DARURAT KEBOHONGAN DAN KEZALIMAN
26 Agustus 2022 by Qoryah Quran Mafatih

Alhamdulillah, kita masih dipertemukan oleh Allah di hari mulia, hari Jumat. Di tempat yang dimuliakan, masjid. Bersama orang-orang yang insyaallah dimuliakan, orang-orang bertakwa. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan alam Nabi Besar Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Pertama dan paling utama, mari tingkatkan takwa kita kepada Allah. Taati perintah-Nya dan jauhi larangan-Nya. Ingatlah, ketakwaan menentukan derajat dan kedudukan kita di hadapan
Allah.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Islam mengajarkan kepada umatnya untuk bersikap jujur, dan menjauhi sifat bohong serta dusta. Ini bukan sekadar moralitas karena dianggap jujur itu baik dan bohong/dusta itu buruk, tapi ini adalah perintah agama.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَكُوۡنُوۡا مَعَ الصّٰدِقِيۡنَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah, dan bersamalah kamu dengan orang-orang yang benar.” (TQS at-Taubah [9]: 119)

Ayat ini memang memerintahkan agar kita berlaku benar/jujur. Namun demikian, ayat ini berarti melarang hal sebaliknya: berbohong/berdusta.

Dan ingatlah sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

“Sungguh bohong/dusta itu mengantarkan pada dosa dan dosa itu mengantarkan ke dalam neraka.” (HR al-Bukhari dan Muslim)

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Pada suatu malam aku bermimpi didatangi dua orang laki-laki. Lalu keduanya membawaku ke sebuah tempat yang suci. Di tempat itu aku melihat dua orang yang sedang duduk dan ada dua orang yang sedang berdiri. Di tangan mereka ada sebatang besi. Besi itu ditusukkan ke tulang rahangnya sampai tembus ke tengkuknya. Kemudian ditusukkan besi itu pada tulang rahangnya yang lain semisal itu juga hingga penuh dengan besi.” Akhirnya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. bertanya, “Kalian telah mengajakku berkeliling. Sekarang kabarkan kepadaku peristiwa demi peristiwa yang telah aku lihat.” Keduanya berkata, “Orang yang engkau lihat menusuk rahangnya dengan besi adalah seorang pendusta, suka berkata bohong hingga dosanya itu memenuhi penjuru langit. Apa yang engkau lihat akan terus demikian hingga Hari Kiamat.” (HR al-Bukhari dan Ahmad).

Itu adalah bohong/dusta secara umum kepada sesama manusia. Apalagi jika bohong/dusta itu dilakukan oleh seorang pemimpin kepada rakyatnya. Dosanya pasti lebih besar. Pasalnya, korban atas kebohongan pemimpin adalah semua rakyat yang jumlahnya puluhan juta bahkan bisa ratusan juta orang.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Bohong/dusta sangat dekat dengan kezaliman. Bahkan bohong/dusta termasuk salah satu tindakan zalim. Yang lebih zalim adalah membuat kedustaan/kebohongan terhadap agama ini, yakni mendustakan Allah subhanahu wa ta’ala dan Rasul-Nya. Sangat banyak ayat Allah subhanahu wa ta’ala yang mengancam orang yang mendustakan Allah subhanahu wa ta’ala dan Rasul-Nya.

Di antaranya firman Allah subhanahu wa ta’ala:

وَلَا تَقُوْلُوْا لِمَا تَصِفُ اَلْسِنَتُكُمُ الْكَذِبَ هٰذَا حَلٰلٌ وَّهٰذَا حَرَامٌ لِّتَفْتَرُوْا عَلَى اللّٰهِ الْكَذِبَۗ اِنَّ الَّذِيْنَ يَفْتَرُوْنَ عَلَى اللّٰهِ الْكَذِبَ لَا يُفْلِحُوْنَۗ

“Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta ”Ini halal dan ini haram,” untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tidak akan beruntung.” (TQS an-Nahl [16]: 116)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengancam:

Janganlah kalian berbuat dusta terhadapku. Sungguh orang yang berdusta terhadapku pasti masuk ke dalam neraka (HR al-Bukhari dan Muslim)

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Dan ingatlah, kebohongan adalah bagian dari sifat kemunafikan. Kata Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

Ada tiga tanda orang munafik: jika berkata, berdusta; jika berjanji, ingkar; jika dipercaya, khianat (HR al-Bukhari dan Muslim)

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Sebegitu jelas, larangan bohong dan dusta, tapi justru kita menyaksikan kebohongan di depan mata kita. Bukan oleh orang biasa, tapi oleh mereka yang berkuasa. Dari waktu ke waktu, kebohongan diproduksi, untuk mengelabui. Terakhir kasus pembunuhan sadis polisi oleh perwira tinggi polisi. Maka benarlah yang dikatakan Habib Rizieq Syihab (HRS), bahwa negeri ini sedang darurat kebohongan. Karena kebohongan itu lahirlah kezaliman di mana-mana.

Para pembohong itu lupa, bahwa meski mereka lihai berbohong di dunia, mempermainkan hukum, mereka tak akan pernah bisa melepaskan diri dari pengadilan akhirat. Di sana tak ada lagi kekuasaan dan jabatan. Tak ada sogok menyogok. Yang ada hanyalah Allah Yang Maha Perkasa. Semua ucapan dan perbuatan ditimbang seadil-adilnya. Tak ada yang terlewatkan, kendati hanya sebesar biji sawi (TQS al-Zalzalah [99]: 7-8).

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

اَلْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلٰٓى اَفْوَاهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَآ اَيْدِيْهِمْ وَتَشْهَدُ اَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ

“Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; tangan mereka akan berkata kepada Kami dan kaki mereka akan memberi kesaksian terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.” (TQS Yasin [36]: 65)

Semoga kita semua menjadi hamba-hamba-Nya yang terbebas dari sifat bohong dan dusta sehingga terbebas dari panasnya api neraka. []

Previous articleDigimon: Buatmu jadi Master atau Monster?Next article Rusaknya Islam dari Sosial Media

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About The Blog

Nulla laoreet vestibulum turpis non finibus. Proin interdum a tortor sit amet mollis. Maecenas sollicitudin accumsan enim, ut aliquet risus.

Recent Posts

Pentingnya Menjadikan Rasulullah sebagai Idola sang Anak31 Januari 2023
Manfaatkan Masa Muda, Fokuskan Hati di Atas Ilmu31 Januari 2023
Untuk Para Penuntut Ilmu, Ini Adab Berkhidmat kepada Guru31 Januari 2023

Kategori

  • Tak Berkategori

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org

Tag

adab AGEN OF CHANGE ajal alquran anak anak saleh bahaya utang dakwah fidyah hafiz ibadah ibadah puasa ibadah ramadan idul fitri ilmu islam kematian kenakalan anak keutamaan ramadhan komunikasi anak lisan mendidik anak nasihat nasihat lukman pemuda pendidikan pendidikan anak pendidikan islam penghafalAlquran pesantren puasa puasa ramadan puasa syawal Ramadan ramadhan remaja remajaislam rezeki santri saum ramadan sekuler sukses syawal utang ZAKAT

Yuk! Raih Kemuliaan bersama Pesantren Al-Qur’an Mafatih, Melahirkan Khadimul Al-Qur’an ( Para Penghafal Al-Quran, Dai dan Guru Al-Quran) untuk Indonesia.

Tentang Kami

  • Beranda
  • Pemberdayaan Wakaf
  • Donasi
    • Gotong Royong Bangun Pesantren Hafizh Al-Qur’an
    • INFAQ KURMA + PESANTREN TAHFIZH AL-QUR’AN
  • Blog

HUBUNGI KAMI

+62812-8639-653

Alamat kami

Legokhuni, Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat 41174

About This Sidebar

You can quickly hide this sidebar by removing widgets from the Hidden Sidebar Settings.

Recent Posts

Pentingnya Menjadikan Rasulullah sebagai Idola sang Anak31 Januari 2023
Manfaatkan Masa Muda, Fokuskan Hati di Atas Ilmu31 Januari 2023
Untuk Para Penuntut Ilmu, Ini Adab Berkhidmat kepada Guru31 Januari 2023

Kategori

  • Tak Berkategori

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org