mafatih.or.id
  • Beranda
  • Pemberdayaan Wakaf
  • Donasi
    • Gotong Royong Bangun Pesantren Hafizh Al-Qur’an
    • INFAQ KURMA + PESANTREN TAHFIZH AL-QUR’AN
  • Blog
28 April 2021 by Qoryah Quran Mafatih

Pentingnya Menjaga Lisan, “Mulutmu Harimaumu!”

Pentingnya Menjaga Lisan, “Mulutmu Harimaumu!”
28 April 2021 by Qoryah Quran Mafatih

“Mulutmu adalah harimaumu.” Tampaknya kita sudah tak asing lagi mendengar pepatah bijak tersebut. Pepatah ini sering dijadikan sebagai nasihat bagi kita sebagai manusia untuk selalu berhati-hati menjaga lisan dan ucapan. Pasalnya, lisan manusia itu ibarat dua sisi mata pisau yang bisa memberikan dampak baik maupun buruk, baik untuk dirinya sendiri maupun untuk orang lain dan masyarakat sekitarnya. Karena itu, Rasulullah shalallahualaihi wasallam bersabda,

“Keselamatan manusia tergantung pada kemampuannya menjaga lisan.” (H.R. Al-Bukhari)

“Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau lebih baik diam (jika tidak mampu berkata baik).” (H.R. Al-Bukhari dan Muslim)

Lebih dari itu, lisan atau ucapan seseorang juga merupakan cerminan pribadi orang itu sendiri. Dengan kata lain, ucapan yang terlontar dari lisan kita hakikatnya menunjukkan seperti apa kualitas diri kita yang sebenarnya di hadapan banyak orang. Jika yang terucap adalah hal-hal baik dan bernilai positif, tentu yang demikian itu hanya akan keluar dari lisan orang-orang yang baik pula. Sebaliknya, jika yang terlontar merupakan kata-kata kasar, kotor, provokatif, dan lain sebagainya yang bermuatan negatif, tentu orang yang mengucapkannya pun tak jauh berbeda pribadinya dari apa yang ia ucapkan itu. Layaknya sebuah teko yang hanya akan mengeluarkan sesuatu sesuai dengan apa yang diisikan padanya.

Abu Hurairoh r.a. meriwayatkan bahwasanya salah seorang sahabat pernah berkata kepada Rasulullah shalallahu alaihi wasallam: “Wahai Rosululloh, sesungguhnya wanita itu rajin salat, rajin sedekah, rajin puasa. Namun, dia suka menyakiti tetangga dengan lisannya.” Lantas Rasulullah bersabda, “Dia di neraka.” Kemudian sahabat bertanya lagi, “Ada wanita yang dikenal jarang berpuasa sunah, jarang salat sunah, dan dia hanya bersedekah dengan potongan keju. Namun, dia tidak pernah menyakiti tetangganya.” Rasulullah bersabda, “Dia ahli surga.” (HR. Ahmad)

Maka dari itu, mari kita selalu tingkatkan iman dan takwa di sisi Allah subhanahu wa ta’ala. Salah satunya, dengan cara muhasabah diri selalu memperhatikan dan menjaga lisan kita dari perkataan-perkataan yang sia-sia maupun tak berfaedah. Ibarat anak panah yang melesat dari busurnya, demikian pulalah ucapan yang terlontar dari lisan kita. Sekali ia melesat terlepas dari busurnya maka dipastikan tidak akan pernah bisa ditarik lagi. Apabila anak panah itu tertancap pada sasarannya, niscaya sungguhpun ia cabut kembali maka bekasnya tidak akan pernah hilang dan akan tetap ada. Bahkan, andaipun bekas itu ditambal sedemikian rupa, niscaya bekasnya itu tidak akan pernah kembali utuh seperti sediakala. Wallahu a’lam bishawab. []

Previous articleMakna Setan Dibelenggu pada Bulan RamadanNext article Hanya karena Ucapan Ini, Menjadikan Manusia Paling Binasa!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About The Blog

Nulla laoreet vestibulum turpis non finibus. Proin interdum a tortor sit amet mollis. Maecenas sollicitudin accumsan enim, ut aliquet risus.

Recent Posts

Pentingnya Menjadikan Rasulullah sebagai Idola sang Anak31 Januari 2023
Manfaatkan Masa Muda, Fokuskan Hati di Atas Ilmu31 Januari 2023
Untuk Para Penuntut Ilmu, Ini Adab Berkhidmat kepada Guru31 Januari 2023

Kategori

  • Tak Berkategori

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org

Tag

adab AGEN OF CHANGE ajal alquran anak anak saleh bahaya utang dakwah fidyah hafiz ibadah ibadah puasa ibadah ramadan idul fitri ilmu islam kematian kenakalan anak keutamaan ramadhan komunikasi anak lisan mendidik anak nasihat nasihat lukman pemuda pendidikan pendidikan anak pendidikan islam penghafalAlquran pesantren puasa puasa ramadan puasa syawal Ramadan ramadhan remaja remajaislam rezeki santri saum ramadan sekuler sukses syawal utang ZAKAT

Yuk! Raih Kemuliaan bersama Pesantren Al-Qur’an Mafatih, Melahirkan Khadimul Al-Qur’an ( Para Penghafal Al-Quran, Dai dan Guru Al-Quran) untuk Indonesia.

Tentang Kami

  • Beranda
  • Pemberdayaan Wakaf
  • Donasi
    • Gotong Royong Bangun Pesantren Hafizh Al-Qur’an
    • INFAQ KURMA + PESANTREN TAHFIZH AL-QUR’AN
  • Blog

HUBUNGI KAMI

+62812-8639-653

Alamat kami

Legokhuni, Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat 41174

About This Sidebar

You can quickly hide this sidebar by removing widgets from the Hidden Sidebar Settings.

Recent Posts

Pentingnya Menjadikan Rasulullah sebagai Idola sang Anak31 Januari 2023
Manfaatkan Masa Muda, Fokuskan Hati di Atas Ilmu31 Januari 2023
Untuk Para Penuntut Ilmu, Ini Adab Berkhidmat kepada Guru31 Januari 2023

Kategori

  • Tak Berkategori

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org