mafatih.or.id
  • Beranda
  • Pemberdayaan Wakaf
  • Donasi
    • Gotong Royong Bangun Pesantren Hafizh Al-Qur’an
    • INFAQ KURMA + PESANTREN TAHFIZH AL-QUR’AN
  • Blog
12 April 2021 by Qoryah Quran Mafatih

Syahwat, Korek Api, dan Puasa (Ibrah Surat Al-Baqarah: 183)

Syahwat, Korek Api, dan Puasa (Ibrah Surat Al-Baqarah: 183)
12 April 2021 by Qoryah Quran Mafatih

Kenapa banyak orang melakukan Korupsi? Karena mereka menuruti hawa nafsu memiliki harta sehingga menghalalkan segala cara.

Kenapa banyak orang melakukan zina? Karena mereka menuruti syahwat kemaluan sehingga menggauli wanita yang mereka suka.

Kenapa ada Corona ? Karena di Cina mereka menuruti hawa nafsu sehingga menghalalkan berbagai satwa

Korupsi, Zina, Corona adalah contoh dahsyat kerusakan akibat kemaksiatan hawa nafsu yang dituruti, besarnya kehancuran akibat syahwat yang tidak terkendali. Kerusakan dan kehancuran yang tidak hanya dirasakan oleh pelaku, tetapi dirasakan oleh kawan, saudara bahkan manusia di seluruh dunia tanpa terkecuali.

Inspirasi Sang Legenda dan Korek Api…

Ada kisah menarik dari seorang legenda yang memberi kita, inspirasi: menghindari syahwat yang tidak terkendali dengan korek api. Kenapa Korek Api…?

Betul inilah kisah Muhammad Ali dan korek api. Muhammad Ali bukan seorang perokok, tapi anehnya dia pergi selalu membawa korek api. Muhammad Ali sangat takut melakukan kemaksiatan, Muhammad Ali sangat takut sekali dengan dosa akibat hawa nafsu yang diturutkan.

Setiap kali Muhammad Ali tergoda untuk melakukan dosa, segera Ali mengambil salah satu pentul korek api, dia nyalakan lalu dia arahkan pada tanggannya sehingga Ali merasakan panas serta sakit akibat panas pentul korek api. Lalu dia berkata: “ Wahai Ali, engkau tidak mampu menahan panas dan sakitnya api pentul korek api ini, bagaimana engkau akan menahan panasnya api neraka yang menyala-nyala”. Sehingga Ali segera pergi menjauh dari dosa dan kemaksiatan yang ada di depan mata.

Hikmah Puasa

Beruntunglah kita tidak perlu membawa korek api kemana-mana karena Allah SWT telah memberikan kita sebuah cara, untuk mengendalikan syahwat dan hawa nafsu yang menjadi sumber bencana. Itulah Syariat Puasa.

Syekh Nawawi Al-Bantani dalam tafsir Al-Munir ketika menjelaskan surat Al-Baqarah: 183, beliau mengatakan, keinginan terhadap makanan dan kemaluan adalah keinginan yang paling kuat. Menahan diri dari keduanya, bagi kita manusia adalah perkara yang terberat. Apabila kita dengan mudah meninggalkan keduanya karena takut kepada Allah, berarti kita lebih mudah untuk meninggalkan selain keduanya dan lebih ringan demi menjalankan takwa kepada Allah SWt.

Inilah pengaruh besar Puasa dalam kehidupan kita. Hikmah yang dahsyat dari Syariat Puasa dalam seluruh sendi dan dimensi kehidupan manusia. Puasa mengantarkan kepada takwa dan amal nyata dari takwa adalah ketaa’atan kita kepada perintah Allah, ikut cara-cara Allah dalam mengatur kehidupan dalam berbagai perkara termasuk urusan keluarga bahkan urusan berbangsa dan negara.

Ya Allah jadikanlah hilal itu bagi kami dengan membawa keamanan dan keimanan, keselamatan dan Islam, dan membawa taufiq yang membimbing kami menuju apa yang Engkau cintai dan Engkau ridhai. Tuhan kami dan Tuhan kamu (wahai bulan), adalah Allah.

Marhaban yaa Ramadhan.

-Khadimul Qur’an @Sekolah & Pesantren Mafatih-
(SAR)

Previous articleTugas Manusia di Muka BumiNext article Who is a Special Person?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About The Blog

Nulla laoreet vestibulum turpis non finibus. Proin interdum a tortor sit amet mollis. Maecenas sollicitudin accumsan enim, ut aliquet risus.

Recent Posts

Pentingnya Menjadikan Rasulullah sebagai Idola sang Anak31 Januari 2023
Manfaatkan Masa Muda, Fokuskan Hati di Atas Ilmu31 Januari 2023
Untuk Para Penuntut Ilmu, Ini Adab Berkhidmat kepada Guru31 Januari 2023

Kategori

  • Tak Berkategori

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org

Tag

adab AGEN OF CHANGE ajal alquran anak anak saleh bahaya utang dakwah fidyah hafiz ibadah ibadah puasa ibadah ramadan idul fitri ilmu islam kematian kenakalan anak keutamaan ramadhan komunikasi anak lisan mendidik anak nasihat nasihat lukman pemuda pendidikan pendidikan anak pendidikan islam penghafalAlquran pesantren puasa puasa ramadan puasa syawal Ramadan ramadhan remaja remajaislam rezeki santri saum ramadan sekuler sukses syawal utang ZAKAT

Yuk! Raih Kemuliaan bersama Pesantren Al-Qur’an Mafatih, Melahirkan Khadimul Al-Qur’an ( Para Penghafal Al-Quran, Dai dan Guru Al-Quran) untuk Indonesia.

Tentang Kami

  • Beranda
  • Pemberdayaan Wakaf
  • Donasi
    • Gotong Royong Bangun Pesantren Hafizh Al-Qur’an
    • INFAQ KURMA + PESANTREN TAHFIZH AL-QUR’AN
  • Blog

HUBUNGI KAMI

+62812-8639-653

Alamat kami

Legokhuni, Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat 41174

About This Sidebar

You can quickly hide this sidebar by removing widgets from the Hidden Sidebar Settings.

Recent Posts

Pentingnya Menjadikan Rasulullah sebagai Idola sang Anak31 Januari 2023
Manfaatkan Masa Muda, Fokuskan Hati di Atas Ilmu31 Januari 2023
Untuk Para Penuntut Ilmu, Ini Adab Berkhidmat kepada Guru31 Januari 2023

Kategori

  • Tak Berkategori

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org