Penyakit hati sering kali menyerang manusia, seperti dengki, iri, sombong dan lainnya yang bisa jadi akan menyebabkan rusaknya akhlak kita. Oleh karenanya kita perlu mengetahui bagaimana cara mengobati penyakit hati.
Berikut ini 3 langkah mengobati penyakit hati yang perlu kita ketahui:
- Mengobati Penyakit Hati: Pertama, Membaca Alquran
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3126177/original/030165300_1589296092-3482841.jpg)
Sebagaimana yang kita ketahui jika Alquran merupakan penyembuh segela penyakit diantaranya adalah penyakit hati. Ia mampu menghapus kotoran di dada, dari sampah kesyirikan dan kotoran kekufuran. Juga penyakit yang timbul karea syubhat dan syahwat dunia.
“Wahai manusia! Sungguh, telah datang kepadamu pelajaran (Alquran) dari Tuhanmu, penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang yang beriman.” (Qs Yunus: 57)
2. Mengobati Penyakit Hati: Kedua, Memenuhi Kebutuhan Pokok Hati

Tubuh memerlukan makanan dan minuman agar kekuatannya terjaga dan tidak akan mudah lelah. Demikian pula dengan hati, namun bedanya makanan dan minuman untuk hati ialah amal shalih dan dzikir. Hati memerlukan perawatan sebagaimana tubuh. Perawatan hati yakni dengan manjauhi hal-hal yang membahayakan hati seperti maksiat, syahwat, dan perbuatan yang diharamkan oleh Allah SWT lainnya.
3. Mengobati Penyakit Hati: Mengobati Hati jika Terlanjur Terkena Penyakit

Secara global tips untuk mengobati hati ialah dengan amal dan ilmu. Ilmu yang berarti mengetahui sebab-sebab timbulnya penyakit dalam hati. Sebagaimana ketika tubuh sakit, maka dokter akan memberikan diagnosisnya. Begitupun dengan hati, kita akan mengetahui diagnosisnya jika memiliki ilmunya.
Adapun yang dimaksud amal ialah melaksanakan perintah dokter hati. Yakni mengonsumsi obat-obatan yang berguna untuk menyembuhkan hati dan resep masing-masing penyakit berbeda. Ada yang langsung mencabut dari akarnya, yakni menghilangkan kebencian atau penyakit hati itu secara langsung. Adapula yang menyiraminya dengan akhlak baik yang merupakan kebalikan dari penyakit hati tersebut.
Wallahu a’lam []
