Mekah merupakan salah satu kota suci bagi umat Islam. Di dalam Alquran, Alah subhanahu wa ta’ala menyebut kota Mekah dengan menggunakan kata “Bakka” sebagaimana firman-Nya:
إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبَارَكًا وَهُدًى لِلْعَالَمِينَ
“Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia.” (QS. Ali Imran: 96)
Selain sebagai kiblat shalat bagi seluruh umat Islam di dunia dan tempat lahirnya Nabi terakhir sekaligus Rasul Allah yang mulia, yakni Muhammad Shalallahu alaihi wa sallam, kota Mekah juga memiliki beberapa keutamaan yang khusus dibandingkan dengan kota-kota lainnya. Berikut empat keutamaan kota Mekah sebagaimana disebutkan dalam Alquran maupun al Hadis.
1. Kota Mekah Menjamin Keamanan bagi Penduduknya dan Orang-Orang yang Memasukinya
![10 Travel Umroh Terbaik & Terpercaya [Plus Harga TERBARU]](https://blog-media.lifepal.co.id/app/uploads/sites/3/2019/06/18104831/travel-umroh.jpg)
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
…وَمَنْ دَخَلَهُ كَانَ آمِنًا …
“…barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia…” (QS. Ali Imran: 97)
2. Kota Mekah Terbebas dari Dajjal dan Penyakit Tha’un (Semacam Kusta)

Abu Hurairah r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda, “Kota Madinah dan kota Mekah dijaga oleh para malaikat, di setiap jalan ada malaikat yang menjaga keduanya. Tidak akan dimasuki oleh Dajjal dan tidak pula terserang penyakit tha’un (sejenis kusta).” (HR. Ahmad)
3. Shalat di Masjid al Haram Sebanding dengan 100.000 Shalat di Tempat Lain

Jabir bin Abdullah meriwayatkan Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda, “Shalat di Masjid al Haram lebih utama dibandingkan dengan 100.000 shalat di tempat lain.” (HR. Ibnu Majah)
4. Kota Mekah Tempat yang Paling Disukai Allah

Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda, “Demi Allah, sesungguhnya engkau adalah sebaik-baik tempat di bumi Allah dan engkau adalah tempat yang paling disukai oleh Allah.” (HR. Tirmidzi)
