Minimnya pendidikan mental seorang muslim sangat berbahaya bagi ketahanan Imannya. Sehingga penting bagi setiap Muslim agar mampu mendidik mentalnya. Adapun yang dimaksud mendidikan mental ialah didikan seseorang terhadap dirinya sebagaimana ia mendidik dirinya serta mengarahkan pada arahan syari yang benar sesuai dengan tujuan diciptakannya manusia.
Oleh karenanya setiap muslim dituntut untuk bisa menyucikan dan mendidik diri sebagaimana dalam firman Allah ta’alla,
قَدْ أَفْلَحَ مَن زَكَّىٰهَا. وَقَدْ خَابَ مَن دَسَّىٰهَا
“Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, Dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.” (Qs Asy-Syam: 9-10)
BACA JUGA: INI 4 ADAB SETELAH MAKAN YANG JARANG DIKETAHUI
Menyucikan diri adalah dengan melakukan ketaatan kepada Tuhannya dan mengotori jiwa adalah dengan melakukan maksiat.
Pendidikan mental kepribadian adalah tuntutan mendesak yang harus dilakukan oleh setiap pribadi yang hendak bersikap konsisten, karena jiwa manusia adalah bagaikan binatang, jika engkau melepas tali kekangnya, bahkan akan membuatmu kewalahan sehingga membawamu kepada kebinasaan. Sedangkan jika engkau dapat mengekang binatang itu dengan tali kekangnya maka engkau akan dapat mengatur serta mengendalikan sekehendakmu.
Orang yang melalaikan dirinya dan mengabaikan pendidikannya, maka engkau akan mendapati bahwa orang itu selalu dalam keadaan bingung, gelisah, tidak memiliki pedoman, tidak tenang serta tidak memiliki kekuatan dalam bersikap konsisten.
Meski di zaman ini sulit bagi kita untuk menemukan seseorang yang mendidik dirinya dengan pendidikan yang serius. Sedangkan saat ini banyak sekali ombak tipu daya dan fitnah di tengah kehidupan yang semakin besar datang secara tiba-tiba dengan segala sesuatu yang baru. Keadaan ini akan menenggelamkan sikap konsisten seseorang yang minim didikan jiwanya. Dan di bawah ini akan disebutkan beberapa sarana yang dapat membantu kita dalam menjaga iman.

Berikut 6 cara mendidik mental dalam Islam:
Cara Mendidik Mental: Pertama, Bersungguh-sungguh melawan hawa nafsu
Seorang muslim harus bersungguh-sungguh melawan hawa nafsu, inilah cara untuk menuju selamat, jalan untuk mencapai kebaikan serta ketenangan. Sebagaimana firman Allah Swt
وَٱلَّذِينَ جَٰهَدُوا۟ فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَمَعَ ٱلْمُحْسِنِينَ
“Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” (Qs Al-Ankabut: 9)
Cara Mendidik Mental: Kedua, Menjaga Shalat
Ini hal yang wajib bagi setiap muslim, ia harus mampu menjaga shalat lima waktu dengan mengerjakan seluruh rukun dan kewajibannya dengan penuh kekhusyu’an. Khususnya dalam hal bersegera ke Masjid. Adalah merupakan suatu aib jika kamu mendaoati orang yang konsisten beragama terbiasa berada pada shaf yang terakhir atau shaf sebelum yang terakhir lalu ia mengakui sebagai orang yang konsisten.
Cara Mendidik Mental: Ketiga, Konsisten Membaca Al-Qur’an
Hendaknya ia mampu membiasakan diri untuk selalu membaca al-Qur’an setiap hari. Minimal satu juz hingga ia dapat mengkhatamkan bacaan al-Qur’an pada setiap bulan.
Cara Mendidik Mental: Keempat, Melaksanakan Shalat Malam
Shalat malam sesungguhnya madrasah Muhammadiyah (lembaga pendidikan Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam) yang telah melakhirkan orang-orang besar, para pelaku kemuliaan dan merupakan ciri para shalihin dan kemuliaan seorang mukmin. Hendaknya engkau menekuninya walaupun hanya melakukan dua raka’at sebelum tiba waktu shalat subuh.
Cara Mendidik Mental: Kelima, Banyak Melakukan Amalan Sunnah
Perbanyaklah melakukan amalan-amalan sunnah seperti sedekah dan berpuasa, karena dua hal itu adalah perbuatan yang paling dicintai Allah Swt setelah ibadah wajib.
Cara Mendidik Mental: Keenam, Perbanyak Berdoa
Perbanyaklah berdoa dan biasakanlah membaca doa,
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ
“Wahai Yang Membolak-balikkan Hati, teguhkanlah hatiku senantiasa di atas agama-Mu.”
BACA JUGA: KETAHUI 11 WAKTU KHUSUS UNTUK BERDOA
Dan memohonlah kepada Allah Swt untuk memperbaharui iman di dalam hatimu. Inilah beberapa sarana yang dapat membantu anda untuk mendidik jiwa. Inti pendidikan mental dan jiwa adalah takut kepada Allah Swt.
Sumber: Buku 31 Sebab Lemahnya Iman, karya Husain Muhammad Syamir

