Adu domba bukan hanya dengan menceritakan apa yang didengar dari teman tentang kejelekan seseorang kepada orang lain. Menurut Imam Al-Ghazali, adu domba memiliki arti lebih luas dari pada itu, yakni membuka apa yang tidak boleh dibuka, baik hal itu dibenci olehnya yang kita ajak bicara maupun yang kita adu domba.
Hakikat adu domba ialah menceritakan rahasia dan melecehkan orang yang terjaga kehormatannya. Untuk dari itu hendaknya kita mengetahui Tips menghindari adu domba, agar tidak menjadi korbannya.
Tips Menghindari Adu Domba: Pertama, Tidak Mempercayai Orang yang Suka Mengadu Domba
Tidak mempercayai perkataan orang yang mengadu domba merupakan hal yang wajib, sebab ia tidak diterima kesaksiannya, fasik dan tidak bisa dipercaya.
Allah memperintahkan kepada kita agar selalu mengkroscek dan meneliti berita yang dibawa oleh orang fasik.
“Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu.” (Qs Al-Hujurat: 6)
Tips Menghindari Adu Domba: Kedua, Menasehati Pelaku Adu Domba
Dengan menasehati pelaku adu domba, maka pahala amar ma’ruf nahi munkar pun bisa kita raih sehingga kita bisa membatalkan perbuatan adu domba yang nantinya membuahkan dosa.
Tips Menghindari Adu Domba: Ketiga, Menghindari Pelaku
Kita harus menghindari pelaku adu domba, sebab pelaku adu domba tidak disukai oleh Allah SWT. Membencinya pun tidak dosa, sebab kita membencinya karena kebencian Allah SWT kepadanya. Jangan sampai kita berprasangka buruk kepada teman kita yang menjadi korban adu domba, utamakan berhusnudzan sebab itu lebih baik.
Wallahu alam bishawab. []

