Dalam kitab adab sebelum ilmu banyak dibahas mengenai pentingnya ikhlas bagi penuntut ilmu. Sebab hal ini menjadi salah satu senjata sekaligus tameng agar penuntut ilmu mendapatkan keberkahan serta menjauhkannya dari segala kemudharatan yang menyebabkan tidak bermanfaatnya ilmu.
Perintah menanamkan rasa ikhlas terdapat pula dalam firman Allah SWT:
وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ
“Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama.” (Al-Bayyinah: 5)
Baca Juga: 3 CARA MENGHINDARI HASAD
Lebih jelasnya, berikut ini 3 alasan mengapa ikhlas sangat penting dimiliki oleh para penuntut ilmu:
Pentingnya Ikhlas Bagi Penuntut Ilmu: Pertama, Menjaga Penuntut Ilmu dari Hubuddunya

Tidak dipungkiri hubuddunya bisa menyebabkan hilangnya keberkahan ilmu bahkan lebih bahaya lagi akan membuat seseorang tidak dapat merasakan kenikmatan ilmu yang dimilikinya.
Sebagaimana dengan perkataan seseorang yang bijak, Abu Muhammad Sahal bin Abdullah At-Ttastary rahimahullah berkata, “Orang-orang cerdas mengkaji penafsiran dari kata ikhlas, namun mereka tidak mendapatkan kecuali ketika gerakan dan diamnya di kala sendiri dan terang-terangan adalah hanya karena Allah semata. Ia tidak bercampur dengan apa pun, entah itu nafsu atau dunia.”
Pentingnya Ikhlas Bagi Penuntut Ilmu: Kedua, Menjauhkan Diri dari Perbuatan Riya

Riya menjadi duri bagi para penuntut ilmu, maka dari itu keberadaan ikhlas dalam diri seseorang mampu menjauhkannya dari perbuatan riya.
As-Sirry rahimahullah mengatakan, “Jangan melakukan sesuatu karena orang lain, jangan pula meninggalkan karena mereka. Pun jangan pula memberi dan menampakan apa pun karena mereka.”
Al-Ustad Abu Al-Qashim Abdul Karim bin Hawazin Al-Qusyairy rahimahullah dalam risalahnya yang terkenal, ia menyatakan, “Ikhlas adalah dengan sengaja mengkhususkan ketaatan kepada Yang Maha Haq dengan ketaatannya itu ia berniat mendekatkan diri kepada Allah semata. Tidak ada hal lain, seperti untuk makhluk, dipuji-puji dari makhluk, atau hal apa pun selain mendekatkan diri kepada Allah SWT.”
Lebih lanjut ikhlas ialah membersihkan akal dari perhatian makhluk. Sebab ikhlas adalah ketika kita lupa melihat kepada makhluk karena senantiasa melihat kepada Sang Khaliq. Ikhlas pun pada akhirnya membuat amal perbuatan seseorang baik zahir maupun batin menjadi sama saja tidak ada perbedaan sama sekali.
Pentingnya Ikhlas Bagi Penuntut Ilmu: Ketiga, Mengabadikan Pahala Setiap Amal Perbuatan

Ruwaim Rahimahullah mengatakan, “Ikhlas adalah ketika seseorang tidak menginginkan pengganti dari amal perbuatannya, baik di dunia maupun di akhirat, dan tidak pula mengharapkan sesuatu bagian apapun dari dua malaikat yang mengawasinya.”
Sejalan dengan perkataan tersebut, pada akhirnya ikhlas mampu membuat pahala dari setiap amal perbuatan kita menjadi abadi, sebab terbebas dari penghambaan terhadap selain daripada Ridha Allah.
Wallahu a’lam bishawab. []

