Oleh: Mafaza Niami Zida (Santri kelas 9 Pesantren Mafatih Purwakarta)
Keluarga muslim adalah keluarga Islam kaffah yang berusaha terikat dengan hukum syara secara menyeluruh. Untuk itu, seluruh anggota keluarga hendaknya punya satu pemikiran dan satu pemahaman tentang Islam yang lurus alias kaffah. Jangan sampai terkena paham moderasi Islam yang sedang gencar di propagandakan bahkan sudah melalui kebijakan struktural pemerintahan.
Seperti diketahui baru-baru ini pemerintah mewacanakan perihal moderasi beragama. Ternyata kalau dikaji lebih dalam wacana moderasi beragama ini cukup kental dengan nuansa Islam liberal atau Islam moderat. Intinya adalah moderasi beragama mempunyai potensi menjauhkan umat dari nilai atau ajaran Islam yang murni dan kaffah sebagaimana yang terkandung di dalam Alquran dan as-sunnah.
Maka dari itu, kita harus mewaspadai bahaya atau dampak buruk dari wacana moderasi beragama (Islam). Bagaimana caranya kita menjaga keluarga maupun diri pribadi dari serangan moderasi beragama ini?
- Istikamah dalam pengajian

Orang tua dan anak-anak hendaklah senantiasa menghadiri majelis-majelis pengajian Islam kaffah secara rutin. Hal itu akan mengokohkan pemahaman Islam yang kaffah atau menyeluruh dan murni terhadap nilai-nilai ajaran Islam yang terkandung dalam Alquran maupun as-sunnah.
2. Menyampaikan & Membiasakan dialog atau diskusi

Di samping mengkaji Islam secara intensif dan Kaffah, hendaknya kita juga bisa meluangkan waktu untuk berdialog atau mendiskusikan tentang keilmuan Islam agar pemahaman terhadap Islam bisa berkembang luas, bertambah, dan sampai ke masyarakat luas. Dialog atau diskusi bisa dilakukan mulai dari anggota keluarga maupun sesama teman.
3. Memantau pendidikan agama anak

Para orang tua khususnya perlu sangat memperhatikan buku ajar maupun kurikulum agama yang diajarkan kepada anak-anaknya di sekolah. Orang tua harus aktif dalam membimbing dan memantau perkembangan anaknya dalam segala hal termasuk pemahaman terhadap agama. Pasalnya, sudah banyak paham-paham moderat maupun sekuler yang masuk dalam kurikulum kurikulum pendidikan di negeri kita ini yang pada dasarnya merupakan pesanan ataupun kepentingan dari Barat.
4. Waspadai Konten Islam Moderat

Moderasi Islam atau sering juga disebut moderasi beragama pada hakikatnya menyasar kaum milenial melalui konten-konten di media sosial, kyai muda, tokoh publik, duta Islam moderat, dan para influencer. Oleh karena itu, mari kita harus senantiasa menjaga diri dan istiqomah dalam mengkaji serta mengamalkan Islam. Tak berhenti di situ saja, kita juga harus menjaga seluruh anggota keluarga kita agar terlindung dari virus-virus serangan moderasi beragama yang merupakan wacana agenda besar dari Barat. []

