mafatih.or.id
  • Beranda
  • Pemberdayaan Wakaf
  • Donasi
    • Gotong Royong Bangun Pesantren Hafizh Al-Qur’an
    • INFAQ KURMA + PESANTREN TAHFIZH AL-QUR’AN
  • Blog
30 November 2022 by Qoryah Quran Mafatih

Para Penuntut Ilmu, Begini Standar ketika Baru Mulai Menuntut Ilmu

Para Penuntut Ilmu, Begini Standar ketika Baru Mulai Menuntut Ilmu
30 November 2022 by Qoryah Quran Mafatih

Tidak dipungkiri jika setiap orang akan menuntut ilmu mulai dari hal yang tidak pernah ia ketahui sebelumnya. Sehingga penting bagi muta’alim untuk mengetahui standar ketika baru mulai menuntut ilmu.

Semangat belajar di awal biasanya sangat menggebu-gebu. Namun jika tanpa perhatian khusus perihal standar belajar ketika baru memulai akan membuatnya mudah mundur. Maka dari itu hal ini perlu diketahuinya agar ia tidak kepayahan saat menuntut ilmu, juga mengefisienkan waktu masa belajarnya.

BACA JUGA: ANTARA MENUNTUT ILMU DAN BERIBADAH

Berikut tiga hal yang perlu diperhatikan:

Standar ketika Baru Mulai Menuntut Ilmu: Pertama, Mengulang-ulang Pelajaran

FOTO: Tradisi Santri Belajar Kitab Kuning Saat Ramadan - Foto Liputan6.com
foto: liputan6.com

Abu Hanifah r.a. meriwayatkan dari Syekh Al-Qadhi Al-Imam Umar bin Abu Bakar Az-Zaranjariy, bahwa ia berkata, “Guru-guru kami mengatakan, ‘Sebaiknya standar bagi orang yang baru mulai belajar adalah sekiranya ia mampu memahami pelajaran dengan mengulangi dua kali.

Kemudian menambahkan satu kata (sedikit demi sedikit) setiap hari, bahkan meskipun (pelajarannya) panjang dan banyak, ia masih mampu memahami dengan mengulangi dua kali.

Di samping itu, ia harus bersikap bijak dan bertahap dalam belajar. Namun, apabila pelajaran pertama yang dikaji itu terlalu panjang sehingga seorang pelajar memerlukan pengulangan materi hingga 10 kali, maka untuk seterusnya sampai yang terakhir pun harus seperti itu. Sebab, hal itu akan menjadi kebiasaannya, dan jangan sampai ia tinggalkan kebiasaan itu kecuali jika terlalu payah.”

Standar ketika Baru Mulai Menuntut Ilmu: Kedua, Mulai dari yang Mudah dipahami

17 Hadist Menuntut Ilmu yang Bisa Jadi Penyemangat Belajar | Popmama.com
foto: popmama.com

Seorang penuntut ilmu sebaiknya memulai dari ilmu-ilmu yang paling mudah dipahami.

Sebagaimana Syekh Al-Islam Al-Ustaz Syafaruddin Al-Uuqaili berkata, “Menurut hemat saya, yang benar dalam masalah ini adalah seperti yang telah dipraktikan oleh para guru kita. Untuk murid-murid baru, mereka memilahkan kitab-kitab yang kecil dan ringkas karena hal itu akan lebih mudah dipahami dan dihafalkan. Tidak membosankan dan banyak dipraktikan di masyarakat.”

Standar ketika Baru Mulai Menuntut Ilmu: Ketiga, Membuat Catatan dari Ilmu yang Ia Pahami

Kewajiban Menuntut Ilmu Bagi Muslimah

Sebaiknya seorang penuntut ilmu harus membuat catatan sendiri mengenai pelajaran-pelajaran yang sudah diajarkan, setelah dihafal dan diulang-ulang karena cara itu akan sangat bermanfaat. Selain itu, seorang muta’alim jangan sampai menulis sesuatu yang ia pahami sebab hal ini akan melemahkan karakter, menghilangkan kecerdasan dan membuang waktu.

Sumber: Ta’lim Muta’allim Karya Imam Az-Zarnuji

Previous articleAntara Menuntut Ilmu dan BeribadahNext article Punya Perpustakaan Pribadi? Begini Adab Menjaga Kitab di Dalamnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About The Blog

Nulla laoreet vestibulum turpis non finibus. Proin interdum a tortor sit amet mollis. Maecenas sollicitudin accumsan enim, ut aliquet risus.

Recent Posts

Pentingnya Menjadikan Rasulullah sebagai Idola sang Anak31 Januari 2023
Manfaatkan Masa Muda, Fokuskan Hati di Atas Ilmu31 Januari 2023
Untuk Para Penuntut Ilmu, Ini Adab Berkhidmat kepada Guru31 Januari 2023

Kategori

  • Tak Berkategori

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org

Tag

adab AGEN OF CHANGE ajal alquran anak anak saleh bahaya utang dakwah fidyah hafiz ibadah ibadah puasa ibadah ramadan idul fitri ilmu islam kematian kenakalan anak keutamaan ramadhan komunikasi anak lisan mendidik anak nasihat nasihat lukman pemuda pendidikan pendidikan anak pendidikan islam penghafalAlquran pesantren puasa puasa ramadan puasa syawal Ramadan ramadhan remaja remajaislam rezeki santri saum ramadan sekuler sukses syawal utang ZAKAT

Yuk! Raih Kemuliaan bersama Pesantren Al-Qur’an Mafatih, Melahirkan Khadimul Al-Qur’an ( Para Penghafal Al-Quran, Dai dan Guru Al-Quran) untuk Indonesia.

Tentang Kami

  • Beranda
  • Pemberdayaan Wakaf
  • Donasi
    • Gotong Royong Bangun Pesantren Hafizh Al-Qur’an
    • INFAQ KURMA + PESANTREN TAHFIZH AL-QUR’AN
  • Blog

HUBUNGI KAMI

+62812-8639-653

Alamat kami

Legokhuni, Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat 41174

About This Sidebar

You can quickly hide this sidebar by removing widgets from the Hidden Sidebar Settings.

Recent Posts

Pentingnya Menjadikan Rasulullah sebagai Idola sang Anak31 Januari 2023
Manfaatkan Masa Muda, Fokuskan Hati di Atas Ilmu31 Januari 2023
Untuk Para Penuntut Ilmu, Ini Adab Berkhidmat kepada Guru31 Januari 2023

Kategori

  • Tak Berkategori

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org