Tidak dipungkiri jika setiap orang akan menuntut ilmu mulai dari hal yang tidak pernah ia ketahui sebelumnya. Sehingga penting bagi muta’alim untuk mengetahui standar ketika baru mulai menuntut ilmu.
Semangat belajar di awal biasanya sangat menggebu-gebu. Namun jika tanpa perhatian khusus perihal standar belajar ketika baru memulai akan membuatnya mudah mundur. Maka dari itu hal ini perlu diketahuinya agar ia tidak kepayahan saat menuntut ilmu, juga mengefisienkan waktu masa belajarnya.
BACA JUGA: ANTARA MENUNTUT ILMU DAN BERIBADAH
Berikut tiga hal yang perlu diperhatikan:
Standar ketika Baru Mulai Menuntut Ilmu: Pertama, Mengulang-ulang Pelajaran
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2225914/original/060716200_1527139133-20180524-Mengisi-Ramadan-dengan-Belajar-Kitab-Kuning--ARBAS-5.jpg)
Abu Hanifah r.a. meriwayatkan dari Syekh Al-Qadhi Al-Imam Umar bin Abu Bakar Az-Zaranjariy, bahwa ia berkata, “Guru-guru kami mengatakan, ‘Sebaiknya standar bagi orang yang baru mulai belajar adalah sekiranya ia mampu memahami pelajaran dengan mengulangi dua kali.
Kemudian menambahkan satu kata (sedikit demi sedikit) setiap hari, bahkan meskipun (pelajarannya) panjang dan banyak, ia masih mampu memahami dengan mengulangi dua kali.
Di samping itu, ia harus bersikap bijak dan bertahap dalam belajar. Namun, apabila pelajaran pertama yang dikaji itu terlalu panjang sehingga seorang pelajar memerlukan pengulangan materi hingga 10 kali, maka untuk seterusnya sampai yang terakhir pun harus seperti itu. Sebab, hal itu akan menjadi kebiasaannya, dan jangan sampai ia tinggalkan kebiasaan itu kecuali jika terlalu payah.”
Standar ketika Baru Mulai Menuntut Ilmu: Kedua, Mulai dari yang Mudah dipahami

Seorang penuntut ilmu sebaiknya memulai dari ilmu-ilmu yang paling mudah dipahami.
Sebagaimana Syekh Al-Islam Al-Ustaz Syafaruddin Al-Uuqaili berkata, “Menurut hemat saya, yang benar dalam masalah ini adalah seperti yang telah dipraktikan oleh para guru kita. Untuk murid-murid baru, mereka memilahkan kitab-kitab yang kecil dan ringkas karena hal itu akan lebih mudah dipahami dan dihafalkan. Tidak membosankan dan banyak dipraktikan di masyarakat.”
Standar ketika Baru Mulai Menuntut Ilmu: Ketiga, Membuat Catatan dari Ilmu yang Ia Pahami

Sebaiknya seorang penuntut ilmu harus membuat catatan sendiri mengenai pelajaran-pelajaran yang sudah diajarkan, setelah dihafal dan diulang-ulang karena cara itu akan sangat bermanfaat. Selain itu, seorang muta’alim jangan sampai menulis sesuatu yang ia pahami sebab hal ini akan melemahkan karakter, menghilangkan kecerdasan dan membuang waktu.
Sumber: Ta’lim Muta’allim Karya Imam Az-Zarnuji

