Oleh: Muhammad Ikhlas Nuralam (Santri Kelas 9 Pesantren Mafatih Purwakarta)
Sekarang konten negatif kian hari kian mengkhawatirkan. Sudah banyak sekali konten negatif bermunculan. Hal itu tentunya memunculkan kekhawatirkan terhadap kondisi masyarakat ke depannya akan rusak pemikirannya. Apalagi anak-anak yang di bawah umur menonyon situs-situs pornografi, ini sangat mengkhawatirkan karena efek konten negatif atau pornografi bisa merusak dua bagian otak manusia.
Pada era digital hari ini membuka situs pornografi sangatlah mudah. Orang-orang bisa membuka situs porno dengan masuk ke situs web gratis. Saking mudahnya membuka situs porno, banyak anak kecil yang di bawah umur menonton atau membuka situs ini. Hal ini sejatinya akan berdampak pada kehidupan mereka.

Mengapa banyak orang menonton situs porno ini? Jawabannya karena kurangnya ketakwaan mereka kepada Allah Swt. Jika kehidupan masyarakat di negeri ini diajarkan dengan syariat-syariat Islam, mungkin tidak ada lagi orang-orang yang menonton atau membuka situs negatif seperti ini.
Pada akhir zaman ini banyak sekali orang-orang yang berbuat dosa. Dari mulai dosa kecil, yaitu seperti melihat aurat hingga dosa besar seperti berzina ataupun syirik. Semua itu akibat jauhnya kesadaran masyarakat terhadap Islam dan ajaran syariatnya juga karena tidak diterapkannya syariat Islam secara kaffah (menyeluruh).

Maka dari itu, kita harus berusaha keras agar peradaban Islam bisa kembali tegak di muka bumi yang ditandai dengan tegaknya syariat berupa hukum-hukum Allah dalam kehidupan umat. Dengan begitu, berbagai problematika umat bisa teratasi, salah satunya seperti masalah merebaknya situs porno secara bebas di tengah masyarakat. Kita harus aktif berdakwah dan berjuang mengajak serta memahamkan umat terhadap Islam kaffah. Hanya dengan Islam, umat akan mulia dan jauh dari kehancuran.

